JAKARTA, KOMPAS.TV – Harga sejumlah komoditas pangan strategis nasional kembali bergerak beragam pada Kamis (15/1/2026).
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia menunjukkan adanya kenaikan pada beras dan minyak goreng.
Sementara harga cabai melanjutkan tren penurunan dibandingkan sehari sebelumnya.
Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar pascalibur akhir tahun, di mana permintaan mulai menyesuaikan, namun tekanan harga pada komoditas tertentu masih terjadi.
Harga beras pada 15 Januari tercatat lebih tinggi dibandingkan Rabu (14/1/2026) kemarin di hampir semua segmen kualitas.
Baca Juga: Harga Pangan 14 Januari 2026: Cabai Turun Tajam, Beras dan Minyak Goreng Masih Naik
Beras kualitas bawah I turun tipis ke Rp14.150 per kilogram, namun kualitas bawah II justru naik menjadi Rp15.050 per kilogram.
Untuk beras kualitas medium, medium I naik ke Rp16.800 per kilogram, sementara medium II turun menjadi Rp15.350 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super juga mengalami kenaikan.
Beras super I tercatat Rp17.350 per kilogram, dan super II Rp16.750 per kilogram, naik dibandingkan sehari sebelumnya.
Berbeda dengan beras, harga cabai justru turun signifikan dibandingkan 14 Januari 2026.
Cabai merah besar turun ke Rp40.950 per kilogram, sementara cabai merah keriting naik terbatas ke Rp47.650 per kilogram.
Penurunan paling mencolok terjadi pada cabai rawit. Cabai rawit hijau turun drastis ke Rp48.150 per kilogram, dan cabai rawit merah turun ke Rp52.350 per kilogram, melanjutkan tren koreksi harga setelah sempat tinggi di awal Januari.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- harga pangan 15 januari 2026
- harga beras naik
- harga cabai turun
- harga minyak goreng terbaru
- harga telur ayam ras
- harga daging sapi



