Jakarta (ANTARA) - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI siap bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes) menghadirkan apresiasi bagi desa yang paling mempertahankan kelestarian lingkungannya atau desa paling hijau (green village).
"Kami akan segera bekerja sama, ini bocorannya, kami juga akan buat desa yang paling 'green', 'Green Village', desa yang paling hijau. Kerja sama nanti DPD dengan Kementerian Desa, desa mana yang paling hijau, yang paling bisa mempertahankan ekologisnya. Itu juga kami akan apresiasi setinggi-tingginya," kata Ketua DPD RI Sultan B Najamudin saat menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.
Sultan mengatakan apresiasi bagi desa paling hijau itu merupakan kegiatan turunan dari agenda Green Democracy yang diusung oleh DPD RI. Diketahui, Green Democracy merupakan bentuk pendidikan politik yang memperkenalkan paradigma baru, yakni setiap kebijakan dan program pembangunan demokratis harus sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan hidup demi keberlanjutan bumi.
Berikutnya dalam kesempatan yang sama, Sultan juga menyampaikan ucapan selamat Hari Desa Nasional 2026 dari keluarga besar DPD RI.
Baca juga: Mendes Yandri: Desa ditempatkan jadi pelaku utama pembangunan nasional
"Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPD RI, dari Aceh sampai Papua, kami ikut berbahagia dan mengucapkan selamat Hari Desa Nasional 2026," ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi untuk kerja-kerja hebat Kemendes PDT di bawah kepemimpinan Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto serta Wamendes PDT Ahmad Riza Patria.
Sebelumnya dalam kesempatan yang sama, Mendes Yandri mengajak segenap elemen bangsa Indonesia agar menjadikan Hari Desa Nasional 2026 sebagai momentum menyatukan energi mewujudkan Asta Cita keenam dari Presiden Prabowo Subianto.
"Maka, mari jadikan momentum Hari Desa Nasional di Boyolali ini untuk sama-sama menyatukan energi kita," kata Mendes Yandri saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Mendes: Hari Desa momentum satukan energi wujudkan Asta Cita keenam
Diketahui, Astacita keenam merupakan misi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Lebih lanjut, Mendes Yandri mengatakan salah satu upaya bersama dalam mewujudkan Asta Cita keenam itu adalah ikut menyukseskan 12 Rencana Aksi yang telah disusun oleh Kemendes PDT.
Dua belas rencana aksi itu di antaranya meliputi revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa swasembada dan ketahanan pangan, desa swasembada energi dan air, serta hilirisasi produk unggulan desa.
Berikutnya adalah pengembangan desa ekspor, pemuda dan pemudi pelopor desa, serta sinkronisasi dan konsolidasi program kementerian/lembaga masuk desa.
Dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar secara langsung di Boyolali, Jawa Tengah, Kemendes PDT mengusung tema "Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia".
Baca juga: DPR: Hari Desa momentum perkuat komitmen bersama majukan desa
"Kami akan segera bekerja sama, ini bocorannya, kami juga akan buat desa yang paling 'green', 'Green Village', desa yang paling hijau. Kerja sama nanti DPD dengan Kementerian Desa, desa mana yang paling hijau, yang paling bisa mempertahankan ekologisnya. Itu juga kami akan apresiasi setinggi-tingginya," kata Ketua DPD RI Sultan B Najamudin saat menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.
Sultan mengatakan apresiasi bagi desa paling hijau itu merupakan kegiatan turunan dari agenda Green Democracy yang diusung oleh DPD RI. Diketahui, Green Democracy merupakan bentuk pendidikan politik yang memperkenalkan paradigma baru, yakni setiap kebijakan dan program pembangunan demokratis harus sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan hidup demi keberlanjutan bumi.
Berikutnya dalam kesempatan yang sama, Sultan juga menyampaikan ucapan selamat Hari Desa Nasional 2026 dari keluarga besar DPD RI.
Baca juga: Mendes Yandri: Desa ditempatkan jadi pelaku utama pembangunan nasional
"Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPD RI, dari Aceh sampai Papua, kami ikut berbahagia dan mengucapkan selamat Hari Desa Nasional 2026," ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi untuk kerja-kerja hebat Kemendes PDT di bawah kepemimpinan Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto serta Wamendes PDT Ahmad Riza Patria.
Sebelumnya dalam kesempatan yang sama, Mendes Yandri mengajak segenap elemen bangsa Indonesia agar menjadikan Hari Desa Nasional 2026 sebagai momentum menyatukan energi mewujudkan Asta Cita keenam dari Presiden Prabowo Subianto.
"Maka, mari jadikan momentum Hari Desa Nasional di Boyolali ini untuk sama-sama menyatukan energi kita," kata Mendes Yandri saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Mendes: Hari Desa momentum satukan energi wujudkan Asta Cita keenam
Diketahui, Astacita keenam merupakan misi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Indonesia dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Lebih lanjut, Mendes Yandri mengatakan salah satu upaya bersama dalam mewujudkan Asta Cita keenam itu adalah ikut menyukseskan 12 Rencana Aksi yang telah disusun oleh Kemendes PDT.
Dua belas rencana aksi itu di antaranya meliputi revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa swasembada dan ketahanan pangan, desa swasembada energi dan air, serta hilirisasi produk unggulan desa.
Berikutnya adalah pengembangan desa ekspor, pemuda dan pemudi pelopor desa, serta sinkronisasi dan konsolidasi program kementerian/lembaga masuk desa.
Dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar secara langsung di Boyolali, Jawa Tengah, Kemendes PDT mengusung tema "Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia".
Baca juga: DPR: Hari Desa momentum perkuat komitmen bersama majukan desa




