Dalam Hitungan Menit Kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo Dibatalkan, Ada Informasi Penting dari Intelijen

fajar.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, membatalkan rencana kunjungan kerjanya ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (14/1/2026).

Penundaan tersebut dilakukan setelah adanya pertimbangan terkait situasi keamanan di wilayah tujuan.

Sebelumnya, Wapres Gibran diketahui tengah berada di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Ia dijadwalkan melanjutkan agenda kunjungan ke Yahukimo menggunakan pesawat Hercules usai menyelesaikan rangkaian kegiatan di Wamena pada hari yang sama.

Kunjungan ke Yahukimo sejatinya telah dipersiapkan secara matang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, setelah mengunjungi SMAN 1 Wamena, Wapres langsung menuju Bandara Wamena untuk bertolak ke Bandara Dekai, Yahukimo.

Pesawat Hercules bahkan telah disiagakan di Bandara Wamena untuk mengangkut Wapres beserta rombongan.

Namun, sesaat setelah tiba di bandara, rencana tersebut berubah. Dalam hitungan menit, kunjungan ke Yahukimo dibatalkan dan Wapres Gibran justru langsung bertolak menuju Biak, Papua.

Komandan Kodim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Ilham Datu Ramang, mengungkapkan bahwa perubahan agenda tersebut merupakan kewenangan protokol Wakil Presiden.

Ia menyebut jadwal kunjungan bersifat dinamis dan sangat bergantung pada kondisi lapangan.

“Tadi sudah dipertimbangkan untuk rombongan kembali ke Kabupaten Biak Numfor, mungkin ada pertimbangan lain yang kami tidak tahu, atau kemungkinan ada hal lain di pusat yang membuat Wapres harus kembali ke Jakarta,” kata Ilham.

Ia menambahkan, perubahan jadwal itu tidak semata-mata disebabkan oleh kondisi keamanan di Yahukimo.

Kata dia, aparat TNI dan Polri di wilayah tersebut sebenarnya telah siap melakukan pengamanan dan hal itu sudah dilaporkan sebelumnya.

“Kami juga tidak mengetahui secara pasti perubahan jadwal ini karena apa, namun yang jelas kemungkinan ada kegiatan yang tak bisa ditinggalkan di pusat,” Ilham menuturkan.

Di tempat terpisah, Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP sekaligus Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, memberikan penjelasan berbeda.

Ia menegaskan bahwa penundaan kunjungan Wapres ke Yahukimo dilakukan murni atas dasar pertimbangan keamanan.

“Ya, penundaan itu dilakukan karena alasan keamanan,” ucap Amrin saat memberikan keterangan di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua, dikutip dari Antara, Rabu (14/1/2026) kemarin.

Amrin menjelaskan, berdasarkan laporan intelijen yang diterima hingga pagi hari, terdapat potensi ancaman dari kelompok-kelompok tertentu di wilayah Yahukimo.

“Karena melihat pertimbangan keamanan di Yahukimo sampai dengan pagi ini, saya menyarankan kepada Bapak Wapres untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo,” katanya.

Ia menambahkan, demi keselamatan VVIP, kunjungan kerja tersebut akan dijadwalkan ulang pada waktu yang lebih kondusif.

“Dari pertimbangan intelijen kami melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di sana yang menurut pertimbangan kami untuk keamanan VVIP tentunya sangat tidak memungkinkan,” kuncinya.

(Muhsin/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BPOM Hentikan Distribusi Dua Bets Susu Nestle Usai Potensi Cemaran Cereulide
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Rotasi Jabatan ASN Depok, Supian Suri Tegaskan Evaluasi Kinerja
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Pesona Saham Konsumer di Mata Investor Asing Walau Data IKK Melandai
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Adian PDIP: Jangan Jadi Guru Tak Menjanjikan, Jadi SPPG MBG Aja Lebih Cepat Jadi PPPK
• 13 jam lalufajar.co.id
thumb
Garuda Jaya taklukkan Falcons Tirta Bhagasasi di Proliga 2026
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.