Daftar Lengkap 18 Proyek Hilirisasi Danantara, Nilai Investasi Tembus Rp 618 T

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mengungkapkan progres 18 proyek hilirisasi yang nilai investasinya menembus Rp 618,13 triliun atau US$ 38,63 miliar. Pengerjaan proyek sedang dikebut untuk ditargetkan bisa peletakan batu pertama atau groundbreaking paling lama Maret 2026. 

Pada tahap awal pengerjaan akan fokus di enam proyek hilirisasi. Salah satunya adalah proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) untuk mengurangi ketergantungan pada impor LPG. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, pelaksanaan groundbreaking selanjutnya juga akan dilaksanakan pada Februari dan Maret 2026. Dengan demikian, menurut dia, total terdapat 18 proyek hilirisasi yang dimulai pembangunannya. 

"Ada beberapa program yang berkenaan dengan energi, pembangunan beberapa titik DME. Kemudian juga ada program-program di bidang pertanian," kata Prasetyo Hadi dalam konferensi pers saat jeda retreat Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, pada Selasa (6/1).

Seiring dengan itu CEO Danantara, Rosan Roeslani mengatakan, proyek industri unggas masuk dan enam proyek hilirisasi bauksit aluminium di Balikpapan, bioavtur, serta refinery juga bakal groundbreaking Februari 2026.

 “Ada bauksit aluminium di Balikpapan, kemudian bioavtur, kemudian refinery, kemudian unggas di lima tempat,” kata Rosan di Gedung IDN, Jakarta, Rabu (14/1). 

Rosan belum memerinci lokasi pembangunan industri unggas tersebut. Ia juga belum memastikan apakah proyek dimethyl ether (DME) akan ikut mulai dibangun pada Februari 2026.

Meski begitu, sejumlah proyek sudah dipersiapkan rilis awal tahun. Katadata.co.id merangkup 18 proyek yang kini tengah dalam tahap pengerjaan. 

Berikut Detail Proyek Prioritas Hilirisasi dan Ketahanan Energi:

No.Nama ProyekLokasiInvestasi (IDR)Tenaga KerjaKeterangan1Industri Smelter Aluminium (Bauksit)Mempawah, Kalimantan Barat60 triliun14.700 orangPenghematan impor2Industri DME (batu bara) 6 lokasi(A) Bulungan, (B) Kutai Timur, (C) Kota Baru, (D) Muara Enim, (E) Pali, (F) Banyuasin164 triliun34.800 orangPenghematan impor3Industri Aspal (Aspal Buton)Buton, Sulawesi Tenggara1,49 triliun3.450 orangPenghematan impor4Industri Mangan Sulfat (Mangan)Kupang, NTT3,05 triliun5.224 orangPenguatan industri domestik5Industri Stainless Steel Slab (Nikel)Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah38,4 triliun12.000 orangPenguatan industri domestik6Industri Copper Rod, Wire & Tube (Katoda Tembaga)Gresik, Jawa Timur19,2 triliun9.700 orangPenguatan industri domestik7Industri Besi Baja (Pasir Besi)Kabupaten Sarmi, Papua19 triliun18.000 orangPenguatan industri domestik8Industri Chemical Grade Alumina (Bauksit)Kendawangan, Kalimantan Barat17,3 triliun7.100 orangPenguatan industri domestik9Industri Oleoresin (Pala)Kabupaten Fakfak, Papua Barat1,8 triliun1.850 orangPenguatan ekonomi rakyat10Industri Oleofood (Kelapa Sawit)KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan Timur (MBTK)3 triliun4.800 orangPelibatan ekonomi rakyat11Industri Nata de Coco, MCT, Coconut Flour, Activated Carbon (Kelapa)KI Tenayan, Riau2,3 triliun22.100 orangPenguatan industri domestik12Industri Chlor Alkali Plant (Garam)(A) Aceh, (B) Kalimantan Timur, (C) Jawa Timur, (D) Sumsel (2), (E) Riau, (F) Banten (2), (G) NTT (2)16 triliun33.000 orangPenghematan impor13Industri Fillet Tilapia (Ikan Tilapia)(A) Banten, (B) Jawa Barat, (C) Jawa Tengah, (D) Jawa Timur1 triliun27.600 orangPenyerapan tenaga kerja14Industri Carrageenan (Rumput Laut)Kupang, NTT212 miliar1.700 orangPelibatan ekonomi rakyat15Oil Refinery(A) Lhokseumawe, (B) Sibolga, (C) Natuna, (D) Cilegon, (E) Sukabumi, (F) Semarang, (G) Surabaya, (H) Sampang, (I) Pontianak, (J) Badung (Bali), (K) Bima, (L) Ende, (M) Makassar, (N) Donggala, (O) Bitung, (P) Ambon, (Q) Halmahera Utara, (R) Fakfak160 triliun44.000 orangKetahanan energi16Oil Storage Tanks(Lokasi sama dengan poin 15)72 triliun6.960 orangKetahanan energi17Modul Surya Terintegrasi (Bauksit & Silika)KI Batang, Jawa Tengah24 triliun19.500 orangTransisi energi18Industri Bioavtur (Used Cooking Oil)(A) KBN Marunda; (B) KI Cikarang; (C) KI Karawang16 triliun10.152 orangTransisi energi

Sumber: Kementerian ESDM

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia berpotensi mengantongi investasi proyek hilirisasi mencapai US$ 6 miliar atau sekitar Rp 101 triliun dalam waktu dekat.

 “Kami harapkan minimal 6–11 proyek hilirisasi,” ujar Prabowo dalam peresmian Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1).

Prabowo menyatakan, Indonesia memiliki cadangan energi yang besar, termasuk batu bara yang menjadi salah satu terbesar di dunia. Batu bara tersebut dapat diolah menjadi gas sebagai substitusi LPG. Untuk itu, ia mendorong peningkatan kesiapan sumber daya manusia agar mampu memfasilitasi rencana investasi hilirisasi ini.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Appi: Dampak Banjir Tahunan Makassar Menurun, Situasi Terkendali
• 18 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Kiprah Jurist Tan, “Bu Menteri” yang Belum Kunjung Ditangkap Kejagung
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Hina Pemerintah Terancam Pidana, Mahasiswa Gugat KUHP Baru ke MK
• 16 jam lalukompas.com
thumb
BPBD Catat 29 Ribu Warga Terdampak Banjir di Pandeglang
• 20 jam laludetik.com
thumb
Mendagri Beberkan Hasil Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatra
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.