AS Luncurkan Fase Dua Perdamaian Gaza, Rekonstruksi Siap Dimulai

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat (AS) mengumumkan peluncuran fase kedua rencana perdamaian di Jalur Gaza, Palestina.

AS Luncurkan Fase Dua Perdamaian Gaza, Rekonstruksi Siap Dimulai. (Foto: Anadolu)

IDXChannel - Amerika Serikat (AS) mengumumkan peluncuran fase kedua rencana perdamaian di Jalur Gaza, Palestina.

Pada fase ini, fokus dialihkan dari gencatan senjata ke demiliterisasi, rekonstruksi, dan pembentukan pemerintahan teknokratis.

Baca Juga:
Pendapatan Terusan Suez Melonjak usai Gencatan Senjata Gaza

"Atas nama Presiden AS Donald Trump, kami mengumumkan peluncuran Fase Dua dari Rencana 20 Poin Presiden untuk Mengakhiri Konflik Gaza, yang beralih dari gencatan senjata ke demiliterisasi, pemerintahan teknokratis, dan rekonstruksi," kata Utusan Khusus Preaiden AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff di X.

"Fase Dua membentuk pemerintahan Palestina teknokratis transisi di Gaza, Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG), dan memulai demiliterisasi dan rekonstruksi Gaza secara penuh, terutama pelucutan senjata semua personel yang tidak berwenang," katanya, dilansir dari Xinhua pada Kamis (15/1/2026).

Baca Juga:
Ekonomi Gaza Kolaps, PDB Anjlok 87 Persen

Pengumuman tersebut menegaskan kembali bahwa pihak AS mengharapkan Hamas untuk sepenuhnya mematuhi kewajibannya, termasuk pengembalian segera sandera meninggal yang tersisa.

Utusan tersebut memperingatkan bahwa pelanggaran oleh Hamas akan membawa konsekuensi serius.

Baca Juga:
Palestina Sebut Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Menurut Witkoff, Hamas telah mengembalikan semua sandera yang masih hidup dan jenazah 27 dari 28 sandera yang tewas ke Israel setelah gencatan senjata yang juga dimediasi oleh Mesir, Turki, dan Qatar.

Pemerintahan Trump pada September meluncurkan rencana perdamaian tiga fase yang terdiri dari 20 poin yang bertujuan untuk mengakhiri konflik Israel-Hamas yang meletus pada Oktober 2023.

Namun, selama fase pertama kesepakatan tersebut, kedua pihak berulang kali saling menuduh melakukan pelanggaran. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pertamina Dorong UMKM Pangan Naik Kelas Lewat Program Pertapreneur Aggregator 2025
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Kisah Nenek Penjual Keripik di Medan, Tetap Berbagi Meski Ekonomi Sendiri Sulit
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kehidupan Pinggir Rel Jakbar Terus Mengalir meski Jalur Kereta Harus Steril
• 13 jam lalukompas.com
thumb
WNI Korban Penculikan Bajak Laut di Gabon, Kondisinya Terus Dipantau
• 18 menit laluidntimes.com
thumb
Revitalisasi pasar di Jakarta diminta tidak hanya jadi agenda rutin
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.