TANGERANG, KOMPAS.com – Garuda Indonesia menegaskan bahwa kabar mengenai penerimaan seorang pramugari gadungan melalui jalur resmi maskapai tersebut adalah tidak benar.
Manajemen memastikan saat ini Garuda Indonesia belum membuka rekrutmen awak kabin, termasuk untuk posisi pramugari.
Corporate Communications Division Head Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, menjelaskan seluruh informasi resmi terkait rekrutmen hanya diumumkan melalui kanal resmi perusahaan.
"Saat ini Garuda Indonesia belum membuka rekrutmen awak kabin. Informasi resmi terkait rekrutmen hanya tersedia di career.garuda-indonesia.com," ujar Dicky saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (15/1/2026).
Baca juga: Bantah Terima Pramugari Gadungan yang Viral, Garuda Indonesia: Itu Konten AI
Dengan demikian, Dicky menegaskan, unggahan di media sosial yang menyebut seorang perempuan berinisial KN—yang sebelumnya viral karena diduga menyamar sebagai pramugari—telah diterima bekerja di Garuda Indonesia merupakan informasi palsu.
"Gambar di media sosial tentang oknum yang menyamar sebagai pramugari salah satu maskapai lokal yang kemudian diterima di Garuda Indonesia adalah tidak benar," kata dia.
Dicky menjelaskan, gambar yang beredar luas di media sosial tersebut bukanlah foto asli. Menurutnya, gambar tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Ia menyebut, konten tersebut disebarluaskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga berpotensi menyesatkan masyarakat.
Oleh karena itu, Garuda Indonesia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas, serta selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan konten.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi sumber informasi sebelum mempercayai atau membagikannya,” ucap Dicky.
Baca juga: Pramugari Batik Air Gadungan Disebut Diterima Garuda Indonesia, Maskapai Bantah
Sebelumnya, sebuah unggahan yang menampilkan sosok perempuan berseragam pramugari bersama pihak maskapai Garuda Indonesia ramai beredar di media sosial.
Dalam narasi unggahan tersebut, perempuan yang sebelumnya viral karena menyamar menggunakan seragam Batik Air disebut telah diterima bekerja sebagai pramugari Garuda Indonesia melalui jalur resmi.
Disebutkan pula bahwa perempuan berinisial KN tersebut kini telah resmi bertugas sebagai awak kabin maskapai nasional.
"Berdasarkan informasi keluarga, KN resmi diterima dan bertugas sebagai pramugari maskapai nasional Garuda Indonesia," bunyi narasi dalam unggahan yang beredar di media sosial.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




