Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar alokasi beasiswa LPDP diperbanyak untuk bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) hingga di atas 80 persen.
Arahan tersebut disampaikan Prasetyo usai pertemuan dengan guru besar, rektor, dan dekan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (15/1).
"Termasuk tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80%. Karena kita memang konsentrasi untuk mengejar ketertinggalan kita terlebih dahulu di dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Pras.
Pras menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari taklimat Presiden kepada para pemangku kepentingan strategis di sektor pendidikan tinggi.
"Sebagaimana yang tadi pagi kami sampaikan bahwa makna taklimat ini adalah bentuk cara berkomunikasi Bapak Presiden kepada seluruh apa namanya pemangku kepentingan, dan hari ini adalah waktu yang beliau agendakan khusus untuk berdiskusi, memberikan update, memberikan perkembangan-perkembangan dan kondisi bangsa kita dan tantangan-tantangannya dan program-program pemerintah ke depan kepada jajaran rektor, kemudian guru besar," ujarnya.
Prabowo juga mengambil sejumlah keputusan penting terkait penguatan riset di perguruan tinggi. Prasetyo mengatakan, dana riset universitas saat ini sebesar Rp 8 triliun atau setara 0,34 persen dari APBN.
"Dan oleh karena itulah dalam forum tadi, Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar Rp 4 triliun, yang harapannya ini dapat memperkuat riset-riset untuk seluruh universitas, termasuk bekerja sama dengan BRIN," tandas dia.




