Astra (ASII) Merajai Pasar Otomotif 2025 meski Penjualan Terkontraksi

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Astra International Tbk. (ASII) masih mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif nasional sepanjang 2025. Meski demikian, laju penjualan perseroan tergerus lebih dalam dibandingkan kontraksi yang dialami industri secara keseluruhan.

Berdasarkan data penjualan wholesales, total pasar mobil domestik sepanjang 2025 mencapai 803.691 unit. Jumlah tersebut mengalami koreksi sebesar 7,1% dibandingkan dengan capaian 2024 yang mencapai 865.362 unit. 

Pada periode yang sama, ASII meraih penjualan 409.379 unit atau terkoreksi 15,2% year on year(YoY) dari posisi 482.964 unit pada tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat pangsa pasar ASII berada di level 51% pada 2025. Meski tetap mendominasi, angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan rata-rata pangsa pasar perseroan yang berada di level 56% pada 2024.

Baca Juga : Astra International (ASII) Hentikan Buyback Saham Usai Gelontorkan Rp1,99 Triliun

Penurunan penjualan Astra terutama dipicu oleh segmen kendaraan volume seiring dengan melemahnya permintaan pasar dan tekanan daya beli konsumen. 

Segmen kendaraan ramah lingkungan berbiaya rendah atau low cost green car (LCGC) Astra juga membukukan pelemahan penjualan dari posisi 176.766 unit sepanjang 2024, menjadi 122.668 unit pada tahun lalu. 

Namun, kinerja perseroan mulai memperlihatkan sinyal perbaikan pada pengujung tahun lalu. Per Desember 2025, penjualan ASII tercatat mencapai 40.952 unit, naik 14% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. 

Di sisi lain, total penjualan mobil nasional pada Desember 2025 menorehkan pertumbuhan sebesar 27% secara bulanan menjadi 94.102 unit. Kenaikan ini dipicu oleh faktor musiman dan strategi promo akhir tahun.

Head of Corporate Communications Astra International, Windy Riswantyo, menyatakan bahwa di tengah dinamika industri otomotif nasional, perseroan terus berupaya menjaga kinerja dengan menghadirkan berbagai pilihan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. 

“Sebagai bagian dari industri, Astra akan terus berkomitmen untuk berkontribusi secara konsisten dalam mendukung pertumbuhan pasar otomotif nasional," ujar Windy dalam keterangannya, dikutip Kamis (15/1/2026). 

Astra International Tbk. - TradingView

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Cuma Tempat Nunggu Kereta, Peron Stasiun Jadi Spot Foto Favorit Penumpang
• 17 jam laludetik.com
thumb
Update Kasus Bully PPDS Unsri: Kronologi-Pelaku Disidang Etik
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Pengamat Sorot Menguatnya Elitisme Politik dalam Pilkada lewat DPRD: Lahirkan Pemimpin Tanpa Legitimasi
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Kang Daniel Umumkan Jadwal Wajib Militer
• 7 jam laluinsertlive.com
thumb
Kronologi Kasus Investasi Sateman, Suami Boiyen Klaim Berkali-kali Coba Hubungi Pelapor Namun Tak Direspon
• 23 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.