Ribuan Warga Wonorejo Demak Terdampak Banjir

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Demak: Banjir yang melanda Dukuh Kedung Banteng, Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, belum surut, Kamis, 15 Januari 2026. Bahkan, genangan air di wilayah tersebut dilaporkan terus meningkat akibat hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir.

Banjir yang terjadi sejak Jumat, 9 Januari 2026 itu merendam ratusan rumah. Lebih dari 4.000 jiwa warga terdampak. Ketinggian air yang merendam wilayah permukiman mulai dari 20 sentimeter hingga 60 sentimeter.


?Banjir merendam Desa Wonorejo Kabupaten Demak. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.

Perangkat Desa Wonorejo, Nur Halim, menyebutkan sedikitnya 4.000 jiwa terdampak akibat banjir. Hingga saat ini sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing. Namun ada juga yang mengungsi ke tempat lebih aman secara mandiri.

“Selain curah hujan yang tinggi, banjir juga diperparah oleh limpasan air sungai karena sipon pintu air di wilayah Kecamatan Gajah tidak berfungsi secara maksimal,” ungkap Nur Halim, Kamis, 15 Januari 2026.

Pemerintah desa berharap adanya penanganan segera dari pihak terkait. Terutama perbaikan sipon pintu air agar aliran sungai kembali normal. Sehingga genangan air dapat segera surut.

Baca Juga :

Banjir di Kudus Meluas, 48 Ribu Warga Terdampak Pantura Tersendat
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, Suprapto, mengatakan bahwa dua unit pompa telah ditempatkan di wilayah Kecamatan Sayung dan Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar. Pompa air dioperasikan agar genangan banjir cepat surut.

“Masing-masing pompa memiliki kapasitas penyedotan 500 liter per detik dan dioperasikan selama 24 jam non-stop untuk mempercepat surutnya genangan banjir,” jelas Suprapto.

Hingga saat ini, BPBD Demak belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi ke pos pengungsian. Meski demikian, petugas terus melakukan pemantauan dan langkah antisipasi. Hal tersebut mengingat potensi curah hujan tinggi masih diperkirakan terjadi dalam satu bulan ke depan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Monorel di Jakarta: Gagal Dibangun, Sisakan Tiang, hingga Kini Dibongkar
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Haji 2026: Ruang Akomodasi Diperluas Demi Kenyamanan Jemaah
• 6 jam laluidntimes.com
thumb
Kasus Bupati Bekasi, Ono Surono PDIP dan Tulus Diperiksa KPK
• 8 jam laluidntimes.com
thumb
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
• 7 jam lalumerahputih.com
thumb
Prabowo Bakal Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Rp 4 Triliun
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.