JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengatakan, lahan sawah seluas 50.000 hektare di Aceh masih tertutup lumpur imbas bencana banjir.
Dia mengatakan, jika persoalan ini tak segera dibenahi akan menyumbang kemiskinan baru.
“Kami kewalahan soal sawah sebagaimana Pak Menko AHY sawah sebanyak 50 hektare terdampak lumpur. Jadi kalau ini kita tidak benahi sudah pasti angka kemiskinan akan bertambah,” kata Mualem dalam rakor pemulihan pascabencana Sumatera yang disiarkan Kompas TV, Kamis (15/1/2026).
Baca juga: Cerita Mendagri Dihubungi Tokoh yang Bilang Penanganan Bencana Aceh Mudah
Selain lahan sawah, Mualem mengatakan, perbaikan jembatan di Aceh belum menjangkau titik-titik kecamatan dan desa.
“Sedangkan jembatan dari kabupaten ke kecamatan dan ke desa belum tersentuh,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mualem mengatakan, warga Aceh hingga saat ini masih membutuhkan bantuan seperti sembako dan listrik.
Baca juga: Update Bencana Sumatera, Mendagri: 29 Desa Hilang, Terbanyak di Aceh
“Jadi pada prinsipnya ini jika dibandingkan Sumut dan Sumbar cepat pulih tapi di Aceh hanya butuh sembako listrik masih kekurangan semua,” ucap dia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang