PAPDI: Kebutuhan Dokter Penyakit Dalam pada Distribusi bukan Produksi

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

KETUA Kolegium Ilmu Penyakit Dalam PAPDI, Rudy Hidayat, mengatakan kebutuhan dokter spesialis penyakit dalam saat ini adalah bukan pada produksinya tetapi pada distribusinya.

"Kami buat mapping tidak seekstrim kebutuhnnya. Bagi kami dokter spesialis penyakit dalam hampir masalahnya distribusi bukan masalah kekurangan dokter," kata Rudy dalam RDP dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (15/1).

Menurutnya jika ada beberapa wilayah yang kosong bukan berarti kekurangan dokter spesialis, bisa jadi tidak nyaman di daerah terpencil dan memilih pergi ke kota besar. Bahkan memilih pergi ke Jakarta.

Baca juga : Dudung Abdurachman Sebut Ketimpangan Distribusi Dokter masih Jadi Tantangan Serius

Ia menjelaskan di Jakarta kelebihan 400 dokter spesialis penyakit dalam. Namun ia menyayangkan yang digembor-gemborkan adalah kekurangan dokter spesialis maka dikhawatirkan efeknya pembukaan banyak pendidikan dokter spesialis.

"90 rumah sakit baik veritikal maupun daerah yang diminta membukan pendidikan dokter spesialis penyakit dalam. Jadi kekhawatiran kami adalah dorongan yang begitu masif terkesan syaratnya dipermuhdah sehingga PAPDI khawatir kebijakan ini," ujar dia.

Diketahui saat ini jumlah dokter spesialis penyakit dalam di Indonesia sebanyak 6.235 orang jumlahnya terbesar di Tanah Air. Dari jumlah tersebut ada 1.300 dok ter-sub spesialis. (Iam/I-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
ETF Meledak di AS Hingga Triliunan, di Indonesia Masih Sepi Peminat
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rano Karno: Penataan PKL Liar Harus Bijak, Tetap Mengacu Perda
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Viral Tutup Exit Tol Rawa Buaya Jakbar, 6 'Pak Ogah' Ditangkap!
• 2 jam laluokezone.com
thumb
BPBD Sarolangun Upayakan Perpanjangan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Jelang Ramadhan, Pratikno Minta Pemulihan Masjid di Aceh dan Sumatera Dipercepat
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.