Chengdu (ANTARA) - Pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berpakaian dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) menampilkan lebih dari 200 buah (set) artefak tekstil berbenang emas dari tujuh institusi budaya Prancis, bersama dengan koleksi-koleksi berharga dari delapan museum dan organisasi warisan budaya China.
Orang-orang mengunjungi pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Xu Bingjie)Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan sebuah benda pameran dalam pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Xu Bingjie)
Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan sebuah benda pameran dalam pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Xu Bingjie)Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan sebuah benda pameran dalam pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Xu Bingjie)
Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan sebuah benda pameran dalam pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Xu Bingjie
Orang-orang mengunjungi pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Xu Bingjie)Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan sebuah benda pameran dalam pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Xu Bingjie)
Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan sebuah benda pameran dalam pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Xu Bingjie)Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan sebuah benda pameran dalam pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Xu Bingjie)
Foto yang diabadikan pada 13 Januari 2026 ini menunjukkan sebuah benda pameran dalam pameran bertajuk "Benang Emas: Seni Berbusana dari Afrika Utara hingga Asia Timur" (Golden Thread: the Art of Dressing from North Africa to East Asia) di Museum Chengdu di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Xu Bingjie



