30 Tahun Kutukan dan Misi Penebusan: Akankah 2026 Jadi Tahun Emas Garuda?

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

TEPAT 30 tahun sejak perhelatan perdana di Singapura pada 1996, Timnas Indonesia kembali menatap ASEAN Cup 2026 dengan beban sejarah yang berat. Enam kali mencapai partai final tanpa sekalipun mengangkat trofi telah melahirkan narasi "kutukan" yang seolah melekat pada identitas Skuad Garuda di kancah Asia Tenggara.

Rekam Jejak Luka di Partai Puncak

Indonesia memegang rekor sebagai tim yang paling sering tampil di final namun selalu gagal menjadi juara. Kegagalan demi kegagalan, mulai dari drama adu penalti hingga kekalahan agregat yang menyakitkan, telah membentuk mentalitas yang kini coba dirombak total oleh federasi.

Tahun Final Lawan Skor/Hasil Status 2000 Thailand 1-4 Runner-up 2002 Thailand 2-2 (Penalti) Runner-up 2004 Singapura 2-5 (Agregat) Runner-up 2010 Malaysia 2-4 (Agregat) Runner-up 2016 Thailand 2-3 (Agregat) Runner-up 2020 Thailand 2-6 (Agregat) Runner-up Faktor John Herdman: Arsitek Baru, Harapan Baru

Penunjukan John Herdman sebagai juru taktik utama menjadi sinyal kuat bahwa PSSI tidak lagi main-main. Herdman, yang memiliki reputasi membawa Kanada ke Piala Dunia, dikenal sebagai pelatih yang mampu mengubah mentalitas tim "underdog" menjadi pemenang. "Kita tidak datang untuk menjadi nomor dua lagi. 30 tahun adalah waktu yang terlalu lama untuk menunggu," tegas Herdman dalam konferensi pers di Jakarta.

Baca juga : Hasil Drawing ASEAN Cup 2026: Indonesia Segrup dengan Vietnam, Ini Analisis Peluangnya

Momentum Emas: Jadwal Musim Panas dan Kedalaman Skuad

Berbeda dengan edisi sebelumnya, ASEAN Cup 2026 akan digelar pada jendela musim panas (Juli-Agustus). Hal ini memberikan keuntungan strategis karena liga-liga di Eropa sedang dalam masa jeda pramusim. Jika koordinasi dengan klub berjalan mulus, Indonesia berpotensi menurunkan kekuatan penuh, termasuk para pemain yang merumput di kompetisi elite Eropa.

People Also Ask: FAQ ASEAN Cup 2026 Mengapa Indonesia belum pernah juara AFF/ASEAN Cup?

Banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari inkonsistensi pembinaan usia dini hingga faktor mentalitas di partai final. Namun, dalam lima tahun terakhir, transformasi skuad dengan pemain keturunan telah meningkatkan level permainan Indonesia secara signifikan.

Siapa lawan terberat Indonesia di 2026?

Thailand tetap menjadi "tembok" utama, namun kebangkitan Vietnam di bawah asuhan pelatih baru dan kekuatan fisik Singapura juga patut diwaspadai di Grup A.

Baca juga : Erick Thohir Bangga Timnas Putri Indonesia Melaju ke Final Piala AFF

Kapan ASEAN Cup 2026 dimulai?

Turnamen dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan Juli hingga final pada Agustus 2026, bertepatan dengan perayaan 30 tahun turnamen ini.

Dengan kombinasi pelatih kelas dunia, pemain yang matang di kompetisi Eropa, dan momentum sejarah 30 tahun, 2026 bukan sekadar turnamen biasa. Ini adalah saat di mana Garuda harus terbang paling tinggi dan meruntuhkan tembok kutukan yang telah berdiri sejak 1996.

(P-3)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satgas PKH Terima Rp5,2 Triliun Hasil Denda Perusahaan Sawit dan Tambang
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Tolak Pilkada via DPRD, Said Iqbal: Menurut Keyakinan Buruh, Suara Bisa Dibeli
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Pertamina Dukung UMKM Pangan Hasilkan Produk Aman dan Berkualitas
• 1 jam laludetik.com
thumb
Persik Datangkan Pemain Jebolan Tim Muda Arsenal dan Barcelona di Putaran Kedua BRI Super League 2025/2026
• 4 jam lalubola.com
thumb
BPBD dan DLH Makassar Perkuat Mitigasi Bencana di Kepulauan
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.