IntipSeleb – Film horor Penunggu Rumah: Buto Ijo membawa angin segar di tengah tren film horor Indonesia yang identik dengan darah, kekerasan, dan sosok hantu ekstrem. Sejak awal, tim produksi merancang film ini sebagai horor ramah anak dan keluarga, tanpa meninggalkan unsur misteri dan ketegangan yang menghibur.
Diproduseri oleh Gandhi Fernando, Penunggu Rumah: Buto Ijo mengadaptasi cerita rakyat Nusantara dalam kemasan horor modern yang ringan dan mudah dicerna penonton lintas usia. Pendekatan ini menjadikan film tersebut berbeda dari kebanyakan film horor yang beredar di bioskop.
Gandhi Fernando menegaskan bahwa sejak tahap pengembangan, tim produksi sudah menetapkan konsep horor yang aman ditonton bersama keluarga.
“Film ini sejak awal kami rancang sebagai horor yang aman ditonton bersama keluarga. Tidak ada adegan darah, tidak ada kekerasan yang keji. Kami ingin menghadirkan horor yang menegangkan, tapi tidak membuat anak-anak trauma,” ujar Gandhi Fernando selaku produser.
Ia menjelaskan, gagasan menghadirkan horor ramah anak berangkat dari keinginannya memberikan alternatif tontonan keluarga di bioskop. Menurutnya, film horor tidak harus selalu mengandalkan kekerasan ekstrem untuk menarik minat penonton.
“Kami ingin membuktikan bahwa horor bisa hadir dengan cara yang lebih fun, lebih ringan, dan tetap punya nilai hiburan," ungkap Gandhi Fernando.
"Lewat cerita rakyat seperti Buto Ijo, kami juga ingin mengenalkan kembali budaya Nusantara kepada generasi muda,” tambahnya.



