Dikritik Warganet, Kak Seto Buka Suara Soal Kasus Aurelie Moeremans

genpi.co
1 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Nama Seto Mulyadi alias Kak Seto ikut terseret dalam viralnya kasus artis Aurelie Moeremans yang meluncurkan memoar berjudul Broken Strings.

Dalam memoar tersebut, Aurelie Moeremans mengungkap pengalaman pahitnya di masa remaja sebagai korban child grooming.

Skiap Kak Seto disorot warganet karena orang tua Aurelie sempat minta perlindungan ketika dia menjabat sebagai pimpinan Komisi Nasional Perlindungan Anak.

Namun demikian, permintaan orang tua Aurelie sebanyak 4 kali itu saat itu dianggap minim atensi sehingga memicu kritik tajam dari warganet.

Kak Seto akhirnya buka suara menanggapi kasus yang tengah viral ini melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya, @kaksetosahabatanak.

“Kami mengikuti dengan sungguh-sungguh diskusi publik yang berkembang, termasuk berbagai kutipan dan pernyataan di masa lalu yang kembali diangkat,” tulis Kak Seto, dikutip Kamis (15/1).

Kak seto mengungkapkan pendampingan anak mengalami perubahan signifikan seiring berkembangnya pemahaman dan standar perlindungan anak pada saat ini.

“Perlu kami sampaikan bahwa praktik pendampingan anak dan cara pandang terhadap relasi kuasa, kerentanan remaja, serta dampak psikologis jangka panjang telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan,” beber dia.

Dia membeberkan langkah dan pernyataan pada saat itu dilakukan berdasarkan pengetahuan dan pemahaman yang berlaku pada masa itu.

Namun demikian, dia mengakui standar perlindungan anak masa kini menuntut kepekaan.

“Standar perlindungan anak hari ini menuntut kepekaan, kehati-hatian, dan perspektif yang jauh lebih kuat terhadap potensi manipulasi, tekanan emosional, dan ketimpangan kuasa,” tegas dia.

 Maka dari itu, Kak Seto menyebut ini menjadi bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan demi memperkuat sistem perlindungan anak ke depan.

Di sisi lain, dia mengecam segala bentuk child grooming.

“Kami mengecam segala bentuk manipulasi, relasi tidak setara, dan praktik child grooming,” terang dia.

Kak Seto juga mengapresiasi kepada para penyintas yang berani menyuarakannya di ruang publik.

"Kami memandang suara tersebut sebagai pengingat penting agar sistem perlindungan anak terus diperbaiki, diperkuat, dan semakin berpihak pada kepentingan terbaik anak,” jelas dia.(*)

Tonton Video viral berikut:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AS Sebut Ingin Berunding dengan Kuba untuk Tinggalkan Komunis
• 18 jam laluidntimes.com
thumb
Update Kasus Bully PPDS Unsri: Kronologi-Pelaku Disidang Etik
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Sinopsis No Tail to Tell: Kim Hye Yoon Jadi Gumiho Gen Z Narsis, Siap Adu Akting dengan Park Solomon
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kejati DKI Tetapkan Empat Pejabat LPEI Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Sita Aset Rp566 Miliar
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kepatuhan Perusahaan
• 7 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.