Jojo mengakui Tanaka bermain baik dan sempat merepotkannya. Namun, Jojo bisa bermain lebih tenang dan mengatur tempo permainan untuk meraih kemenangan dalam dua game.
"Pasti tidak gampang hari ini karena terakhir kalah dan kemarin setelah lihat-lihat lagi permainannya, saya dan tim merasa bahwa sepertinya Tanaka pergerakannya dan cara dia mainnya itu sebenarnya lebih baik dibanding pemain Jepang lainnya gitu," ujar Jojo usai pertandingan.
"Dari segi movement, dari segi tekniknya dan juga pukulannya, bagaimana dia defend-nya, serangnya itu benar-benar on target. Itu yang saya waspadai sekali dan juga dari kesabarannya. Beberapa kali juga tadi sempat udah unggul terus kejar-kejaran tapi akhirnya bisa lebih tenang, bisa lebih fokus," jelasnya.
Jojo juga harus menahan rasa sakit karena jarinya berdarah hingga akhir pertandingan. Ditambah lagi, kondisi di New Delhi begitu dingin sehingga ia harus lebih sering melakukan pemanasan. Baca juga: India Open 2026: Putri KW Kerja Keras Tembus 8 Besar "Tadi ada beberapa kali break karena jari saya luka bahkan masih berdarah sampai akhir pertandingan tapi Puji Tuhan tidak terlalu mengganggu," bebernya.
"Karena di sini dingin sekali jadi memang harus pemanasan lebih awal, pemanasan lebih banyak. Dua hari ini saya melakukan hal tersebut agar pas masuk lapangannya sudah benar-benar siap badannya," paparnya.
Di babak delapan besar, Jojo akan menghadapi wakil Prancis, Christo Popov. Menghadapi pemain bertangan kiri, Jojo mengaku sedikit kesulitan karena tak terbiasa dengan pukulan mereka.
"Besok bertemu Christo Popov, akan seru karena saya juga menantikanlah buat pertandingan besok. Dia juga pemain yang bagus, pemain kidal lagi," urainya.
"Pemain kiri itu biasanya punya kelebihannya sendiri. Harus lebih siap dan harus siap capek karena dia juga tidak gampang mati, tidak gampang dimatikan juga," ulasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




