FAJAR, BANDUNG — Spekulasi kepindahan bek Persib Bandung, Federico Barba, kian menguat. Bukan sekadar isu teknis atau negosiasi kontrak, kali ini alasan personal justru menjadi sorotan setelah sang istri, Ester Giordano, menyampaikan pernyataan emosional melalui media sosial.
Masa depan Barba di Persib Bandung hingga kini belum menemui titik terang. Meski keinginan kembali ke Eropa disebut sudah bulat, manajemen Persib belum mencapai kesepakatan dengan klub peminat untuk melepas bek asal Italia tersebut.
Di tengah rumor hengkang, Federico Barba masih sempat mendapat menit bermain. Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menurunkannya pada menit-menit akhir laga kontra Persija Jakarta, Minggu (11/1). Dalam pertandingan tersebut, Maung Bandung menang tipis 1-0 lewat gol Beckham Putra.
Namun sorotan publik justru bergeser ke luar lapangan. Istri Barba, Ester Giordano, mengunggah pernyataan bernada keras di akun Instagram pribadinya yang diduga kuat menyindir situasi yang mereka alami selama berada di Bandung.
“Keluarga dan anak-anak adalah yang utama di atas segalanya, bahkan di atas pekerjaan. Bagi saya, siapa pun yang tidak berpikir seperti ini adalah orang yang mengerikan. Saya merasa jijik,” tulis Ester melalui akun @ester_giordano.
Unggahan tersebut memantik beragam reaksi. Sebagian menilai itu sebagai ekspresi kelelahan emosional, sementara lainnya menganggapnya sebagai sinyal kuat ketidaknyamanan keluarga Barba selama di Indonesia.
Faktor keluarga memang disebut menjadi alasan utama Federico Barba ingin kembali berkarier di Eropa. Istri dan dua anaknya yang turut menetap di Bandung dikabarkan sulit beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk tekanan sosial sebagai keluarga pemain asing di klub besar.
Situasi ini mempertegas bahwa bagi Barba, uang dan kontrak bukan satu-satunya pertimbangan. Stabilitas keluarga menjadi faktor dominan, bahkan melampaui statusnya sebagai pemain inti tim juara bertahan.
Saat ini, dua klub Eropa dikabarkan paling serius memantau situasi Barba. Pescara (Serie B Italia) dan Aris Thessaloniki (Yunani) sempat muncul sebagai kandidat kuat. Aris bahkan disebut sudah mengajukan penawaran resmi dan menjalin komunikasi dengan pihak Barba.
Namun kabar terbaru menyebut Aris Thessaloniki mundur setelah tak sanggup memenuhi nilai transfer yang ditetapkan Persib Bandung. Situasi ini membuat proses kepindahan Barba kembali menemui jalan buntu.
Federico Barba sendiri masih terikat kontrak bersama Persib Bandung hingga Mei 2026. Ia didatangkan pada awal musim 2025/2026 sebagai salah satu pilar utama lini belakang Maung Bandung.
Kini, bola panas berada di tangan manajemen Persib Bandung. Mempertahankan pemain yang secara profesional masih dibutuhkan, atau membuka jalan keluar demi menghormati alasan kemanusiaan dan kenyamanan keluarga.
Satu hal yang pasti, kisah Federico Barba di Persib Bandung menjadi pengingat bahwa di balik kerasnya dunia sepak bola profesional, ada aspek personal yang tak bisa dinegosiasikan: keluarga.



