Sejarah Isra Miraj, Peristiwa Luar Biasa Nabi Muhammad SAW

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

ISRA Miraj merupakan salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam yang membuktikan kebesaran Allah SWT dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW. Peristiwa yang terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang melampaui batas ruang dan waktu manusia. Bagi umat Islam, memahami sejarah ini adalah kunci untuk menyelami esensi ibadah shalat lima waktu yang menjadi tiang agama.

Latar Belakang: Amul Huzni dan Penghiburan Ilahi

Sebelum terjadinya Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW berada dalam masa yang sangat berat yang dikenal sebagai Amul Huzni atau Tahun Kesedihan. Beliau kehilangan dua sosok pelindung utama, yaitu istrinya, Sayyidah Khadijah, dan pamannya, Abu Thalib. Di tengah tekanan kaum kafir Quraisy yang semakin meningkat, Allah SWT memuliakan Rasulullah dengan perjalanan Isra Miraj sebagai bentuk penghiburan dan penguatan mental bagi sang pembawa risalah.

Apa Itu Peristiwa Isra?

Secara bahasa, Isra berarti perjalanan di malam hari. Dalam konteks sejarah Nabi, Isra adalah perjalanan kilat Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Menggunakan kendaraan bernama Buraq, perjalanan yang biasanya memakan waktu satu bulan dengan unta itu ditempuh hanya dalam sebagian malam saja.

Baca juga : 5 Hikmah dari Peristiwa Isra Mikraj bagi Kaum Muslim

Di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW memimpin shalat berjamaah sebagai imam bagi para nabi dan rasul terdahulu. Hal ini melambangkan bahwa beliau adalah penutup para nabi (Khatamun Nabiyyin) dan risalah yang dibawanya menyempurnakan ajaran-ajaran sebelumnya.

Apa Itu Peristiwa Miraj?

Miraj berarti tangga atau alat untuk naik. Peristiwa ini merujuk pada kenaikan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa menuju langit ketujuh hingga sampai ke Sidratul Muntaha. Di setiap tingkatan langit, Nabi bertemu dengan nabi-nabi terdahulu:

  • Langit Pertama: Nabi Adam AS.
  • Langit Kedua: Nabi Isa AS dan Nabi Yahya AS.
  • Langit Ketiga: Nabi Yusuf AS.
  • Langit Keempat: Nabi Idris AS.
  • Langit Kelima: Nabi Harun AS.
  • Langit Keenam: Nabi Musa AS.
  • Langit Ketujuh: Nabi Ibrahim AS.
Menerima Perintah Shalat di Sidratul Muntaha

Puncak dari Miraj adalah ketika Nabi Muhammad SAW sampai di Sidratul Muntaha, tempat tertinggi yang tidak bisa dimasuki bahkan oleh Malaikat Jibril sekalipun. Di sinilah Nabi menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan shalat. Awalnya, perintah tersebut berjumlah 50 waktu dalam sehari semalam.

Baca juga : Kapan Isra Mikraj 2024? Berikut Tanggal dan Hari Liburnya

Namun, atas saran Nabi Musa AS yang mengingatkan bahwa umat Nabi Muhammad tidak akan sanggup, Rasulullah berkali-kali kembali memohon keringanan kepada Allah hingga akhirnya ditetapkan menjadi 5 waktu. Meskipun hanya 5 waktu, pahalanya setara dengan 50 waktu bagi mereka yang menjalankannya dengan ikhlas.

Sejarah Isra Miraj bukan sekadar dongeng masa lalu, melainkan mukjizat yang membuktikan bahwa bagi Allah, tidak ada yang mustahil. Peristiwa ini menempatkan shalat pada posisi yang sangat istimewa karena diperintahkan langsung di singgasana tertinggi langit.

Dengan memahami sejarah ini, diharapkan umat Islam dapat menjalankan shalat bukan sebagai beban, melainkan sebagai kebutuhan spiritual untuk "naik" menemui Sang Khalik. (Z-4)

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sosok Bahtiar Baharuddin Eks Pj Gubernur Sulsel Dicopot di Kemendagri
• 14 jam lalutribuntimur.com
thumb
Istana Beberkan Koreksi Prabowo untuk Pembangunan IKN
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Mendes Serahkan Penghargaan Lomba Bangun Desa di Hari Desa Nasional 2026
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kerukunan Umat Beragama Dinilai Perlu Terus Dibangun Melalui Dialog
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Grup Astra (UNTR) Kucurkan Modal Rp500 Miliar ke Entitas Anak
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.