Putri mengakui kesulitan menghadapi Kjaersfeldt yang membatasi bola atas dan menguasai lapangan depan. Untungnya, Putri bisa menerapkan instruksi pelatih untuk bermain sabar karena lapangan yang berangin.
"Line cukup bermain baik hari ini dengan serangan-serangan yang dia punya, dia pakai untuk menyulitkan saya dan dia mencoba untuk membatasi bola atas dan menguasai setengah lapangan ke depan," ujar Putri usai pertandingan.
"Gim pertama Line lebih banyak mencari setengah ke depannya dan terus menekan. Serangannya akurat di pojok-pojok jadi bikin saya agak sedikit goyah," urainya. Baca juga: India Open 2026: Langkah Lanny/Tiwi Dijegal Unggulan 1 "Gim kedua diingatkan pelatih untuk masuk dulu, safe dulu karena kondisi lapangan yang lebih berangin dari hari pertama lalu. Selain itu, shuttlecock sering berubah arah sesaat sebelum dipukul jadi saya menyerang ke tengah dulu," ulasnya.
"Gim ketiga setelah poin 20 memang saya ada menurunkan sedikit tensinya dan itu membuat Line banyak dapat poin dan hampir menyamakan kedudukan. Saya juga terlalu terburu-buru untuk menyelesaikan. Pelajaran untuk tidak terulang lagi," terangnya.
Di perempat final, Putri akan menghadapi unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young. Secara rekor pertemuan, Putri kesulitan menghadapi An namun ia akan berusaha untuk meraih kemenangan.
"Besok bertemu An Se Young, saya akan mencoba mengeluarkan semua permainan yang dipunya. Semoga rezekinya bisa ngalahin dia besok. Modal bagus bisa curi satu gim di World Tour Finals kemarin," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





