REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA Band Sukatani tampil di Aksi Kamisan ke-893 di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026). Dalam rangka memperingati 19 tahun Aksi Kamisan, masyarakat sipil menegaskan penolakan terhadap normalisasi kekerasan negara, sekaligus menguatkan tuntutan penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan penghentian impunitas. Sejak pertama kali berlangsung pada 2007, Aksi Kamisan telah menjelma menjadi ruang ingatan kolektif bagi keluarga korban dan masyarakat sipil. Aksi ini terus mengingatkan negara atas kewajiban konstitusionalnya untuk menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM berat, sekaligus merespons berbagai bentuk kekerasan, pembungkaman, dan kemunduran demokrasi yang dinilai terus berulang.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}



