Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP di 2026

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk menggenjot kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan. Salah satu sarananya adalah perluasan program beasiswa.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dalam paparannya di forum dialog Presiden RI dan akademisi di Istana Negara menyampaikan, langkah ini diambil guna memastikan generasi muda mampu bersaing di kancah global melalui dukungan finansial negara.

Baca Juga :
Pejabat Kementerian Diduga Gratifikasi, Kejagung Didorong Turun Tangan
Prabowo Minta Skema Penerimaan Beasiswa Dirombak, Ini Tujuannya

Presiden Prabowo Subianto Undang 1.200 Rektor dan Guru Besar
Photo :
  • Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Untuk tahun ini, kata Mendiktisaintek, pemerintah telah menyiapkan kuota sebanyak 5.750 beasiswa LPDP untuk tahun anggaran 2026.

Brian menjelaskan bahwa setiap tahunnya Indonesia mencetak sekitar 1,7 juta lulusan dari berbagai bidang strategis, mulai dari sains dan teknologi hingga ilmu sosial. Menurutnya, potensi besar ini harus dikelola dengan serius agar menjadi modal utama daya saing bangsa.

"Kami ingin memastikan negara hadir dalam setiap langkah anak bangsa yang ingin maju. Program LPDP secara konsisten terus melahirkan talenta unggul. Untuk tahun ini, kami menargetkan 5.750 penerima beasiswa baru," ujar Brian, Kamis, 15 Januari 2026.

Rincian kuota tersebut mencakup 1.000 kursi untuk beasiswa Garuda (S1), 4.000 kursi untuk jenjang S2 dan S3, serta 750 kursi khusus bagi doktor spesialis. Brian menekankan bahwa fokus pemberian beasiswa S2 dan S3 kali ini akan lebih spesifik.

"Program S2 dan S3 akan diselaraskan dengan target pertumbuhan industri yang dicanangkan Bapak Presiden dalam Asta Cita. Kita butuh tenaga ahli yang sesuai dengan arah pembangunan nasional," tambahnya.

Selain LPDP, pemerintah juga terus memperkuat program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Saat ini, terdapat lebih dari 1,1 juta mahasiswa aktif yang biaya hidup dan SPP-nya ditanggung sepenuhnya oleh negara dengan total anggaran mencapai Rp16 triliun per tahun. 

Presiden Prabowo Subianto Undang 1.200 Rektor dan Guru Besar
Photo :
  • Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Dengan penguatan ini, diharapkan tidak ada lagi anak bangsa yang terkendala biaya untuk mengenyam pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Baca Juga :
Prabowo Mau Tambah Beasiswa LPDP 80%, Khusus dalam Bidang STEM
Anggota DPR: Regulasi Digital Harus Berani, tapi Tak Represif
Anggota DPR: Negara Hadir dalam Kehidupan Rakyat!

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penasihat Hukum Laras Faizati Ungkap Alasan Pihaknya Pikir-Pikir untuk Sikapi Putusan Hakim
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Kemenhaj Kebut Pasporisasi Jemaah Haji: Visa Terbit Selambat-Lambatnya 18 Februari, Kartu Nusuk Lanjut Dibagikan
• 2 jam laludisway.id
thumb
Lansia Bisa Dapat Bansos Rp2,4 Juta per Tahun, Ini Cara Daftarnya
• 57 menit lalubisnis.com
thumb
Reformasi Transformasi Pengelolaan Sumber Daya Alam
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sepanjang 2025, 6.793 Barang Penumpang Tertinggal di Transjakarta
• 3 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.