Guru di Jambi Dikeroyok Siswa, PGRI Bicara Pentingnya UU Perlindungan Guru

detik.com
15 jam lalu
Cover Berita
Jambi -

Agus Saputra, seorang guru SMK di Jambi dikeroyok sejumlah siswanya. Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi berbicara pentingnya Undang-undang Perlindungan Guru disahkan.

"Karena itu yang paling penting kalau ada undang-undang perlindungan guru itu artinya menjaga kehormatan sekolah, menjaga kehormatan guru, siswa, orang tua tuh semua kepala sekolah dijaga. Dan termasuk dari hal-hal yang terkaitannya dengan bullying, segala macam," kata Unifah kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, kasus yang menimpa Agus membuka mata bagaimana sikap dewasanya para guru. Para guru, jelas Unifah, menganggap siswa perlu dilindungi.

Unifah mengatakan komunikasi sangat penting untuk menyelesaikan kasus pengeroyokan ini. "Sebaliknya anak-anak juga harusnya bisa menahan diri," sambungnya.

Baca juga: Guru SMK di Jambi Buka Suara Usai Viral Dikeroyok Sejumlah Siswa

PGRI, jelas Unifah, bakal memberikan pendampingan kepada Agus untuk mediasi. Hal ini dimaksud agar masyarakat, terutama orang tua siswa, mendapatkan pemahaman bahwa Agus tak berniat sedikitpun menyakiti para siswanya.

"(Agus) dikeroyok tidak mempermasalahkan mereka ke ranah hukum. Karena dia tahu dia seorang pendidik. Dia pendidik dan anak-anak perlu bimbingan. Jadi guru itu dengan berlapang dada," tutur Unifah.




(isa/lir)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Persija Jakarta Resmi Pinjam Top Skor Liga India
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Emak-emak di Cirebon Cabuti Ribuan Bibit Kelapa Sawit Ilegal, Ini Penyebabnya
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Kasus Dugaan Peredaran Narkoba, Ammar Zoni Ngaku Dipaksa Tulis Surat Pernyataan di Rutan
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Laras Dinyatakan Bebas, John Sitorus Beri Sindiran: Negara Lagi Memilih Membesarkan Sesuatu yang tidak Perlu
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
Refly Harun Klaim Kantongi 6 Versi Ijazah Jokowi
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.