GenPI.co - Pelaksanaan India Open 2026 menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan, termasuk dari para atlet yang bertanding.
Turnamen BWF World Tour Super 750 yang digelar di Indira Gandhi Arena, New Delhi, pada 13-18 Januari itu mendapat kritik keras terkait kondisi venue yang dinilai tidak layak dan berisiko bagi kesehatan atlet.
Pebulu tangkis tunggal putri Denmark Mia Blichfeldt menjadi salah satu atlet yang paling vokal menyuarakan ketidakpuasannya.
Dia menilai kondisi stadion indoor Indira Gandhi masih jauh dari standar ideal turnamen internasional.
"Saya berharap kondisinya akan lebih baik dibandingkan tempat lain, tetapi faktanya masih sangat kotor dan tidak sehat bagi para pemain," ujar Blichfeldt dikutip dari Navbharat Times, Kamis (15/1).
Menurut Blichfeldt, cuaca dingin ekstrem serta kualitas udara di sekitar arena memaksa para atlet berlatih dengan mengenakan lapisan pakaian tambahan demi menjaga kondisi tubuh.
Meskipun demikian, Blichfeldt menilai langkah tersebut belum cukup mengatasi persoalan utama.
Kritik serupa juga diarahkan pada area latihan yang dinilai tidak higienis.
Blichfeldt mengaku ada burung yang kerap masuk ke dalam lapangan latihan dan mengotori area permainan.
"Ketika saya datang ke lapangan latihan, burung-burung beterbangan dan menginjak lapangan. Ini jelas tidak normal dan tidak sehat. Banyak pemain tidak akan siap bertanding dengan kondisi seperti ini," beber Blichfeldt.
Sorotan juga datang dari salah satu ganda putra Korea Selatan Kang Min Hyuk.
Dia mengunggah sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seekor monyet berada di area tribune saat sesi latihan berlangsung.
"Apakah hewan bisa bebas masuk?" tulis Kang Min Hyuk.
Selain masalah kebersihan, suhu dingin ekstrem di dalam arena turut dikeluhkan.
Pebulu tangkis Kanada Michelle Li menyebut suhu di dalam stadion terlalu dingin dan menyulitkan proses pemanasan.
Hal serupa diungkapkan atlet Thailand Ratchanok Intanon yang meminta penyelenggara menyediakan alat pemanas demi menjaga kondisi fisik pemain.
Di sisi lain, tunggal putra Denmark Anders Antonsen memilih mundur dari India Open 2026.
Antonsen menilai tingkat polusi udara di New Delhi terlalu tinggi dan tidak ideal menggelar turnamen bulu tangkis berskala internasional.(*)
Video populer saat ini:


