FIFA bekerja sama dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi meluncurkan FIFA PASS (Priority Appointment Scheduling System), sebuah inisiatif digital untuk memberikan jalur prioritas wawancara visa bagi suporter internasional. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino bersama jajaran otoritas Amerika Serikat di Gedung Putih, seiring dengan memuncaknya permintaan tiket yang mencapai rekor 500 juta aplikasi.
Apa Itu FIFA PASS?FIFA PASS bukan sekadar kartu identitas digital, melainkan sistem integrasi yang menghubungkan data pemegang tiket resmi di FIFA.com/tickets dengan sistem penjadwalan konsulat Amerika Serikat. Dengan FIFA PASS, suporter yang membutuhkan visa pengunjung (B-1/B-2) akan mendapatkan slot wawancara lebih cepat dibandingkan pemohon reguler.
"Amerika menyambut dunia. FIFA PASS adalah bukti konkret komitmen kami untuk menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai turnamen paling inklusif dalam sejarah," ujar Gianni Infantino dalam keterangan resminya.
Baca juga : Kebijakan Visa Trump Bayangi Grup C Piala Dunia 2026: Maroko dan Brasil dalam Ketidakpastian
Fitur Utama dan Manfaat bagi Suporter- Jalur Prioritas Visa: Mempercepat penjadwalan wawancara di konsulat AS di seluruh dunia, terutama di wilayah dengan antrean panjang seperti Amerika Latin, Afrika, dan Asia.
- Integrasi Tiket Digital: Terkoneksi langsung dengan aplikasi resmi FIFA World Cup 2026 untuk akses masuk stadion.
- Verifikasi Keamanan: Memastikan proses veting tetap ketat namun lebih efisien bagi penonton yang terverifikasi.
Bersamaan dengan peluncuran sistem ini, FIFA juga mengingatkan bahwa tiket kategori termurah (Supporter Entry Tier) dibanderol mulai dari US$60 (sekitar Rp940.000). Harga ini dirancang agar penggemar dari berbagai latar belakang ekonomi dapat merasakan atmosfer 48 tim bertanding di 16 kota tuan rumah di AS, Kanada, dan Meksiko.
Namun perlu dicatat, FIFA PASS hanya berlaku untuk perjalanan ke Amerika Serikat. Untuk Kanada dan Meksiko, suporter tetap diwajibkan mengikuti aturan imigrasi masing-masing negara, meskipun integrasi digital melalui aplikasi FIFA tetap akan membantu mempermudah mobilitas antar perbatasan.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474584/original/014199000_1768490181-IMG_0350.jpg)

