Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan bersama KAI Commuter berencana untuk memperpanjang lintasan Commuter Line relasi Surabaya—Pasuruan (Supas) hingga wilayah Probolinggo.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan, saat ini pihak terkait masih melakukan pembahasan secara intensif terkait pengembangan layanan Commuter Line di Jawa Timur.
Langkah strategis ini juga diambil Pemerintah dan KAI Commuter untuk meningkatkan jangkauan layanan KA Lokal PSO (Public Service Obligation) yang saat ini perjalanannya berakhir di Stasiun Pasuruan.
“Lintas pelayanan Commuter Line akan diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo, dengan jarak tempuh dari 63 km menjadi 101 km,” jelasnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Jumat (16/1/2026).
Karina menambahkan, Commuter Line Supas yang saat ini melayani relasi Surabaya – Pasuruan nantinya menjadi Surabaya–Pasuruan–Probolinggo.
Rencana ini juga dilakukan sebagai dukungan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, mendukung sektor pariwisata, serta mendorong perekonomian masyarakat khususnya di wilayah Jawa Timur.
Dirinya menjelaskan, pemilihan Stasiun Probolinggo dinilai memiliki potensi tertinggi karena lokasinya yang strategis di pusat kota, dekat dengan kawasan industri, perkantoran, sekolah, serta destinasi wisata.
KAI Commuter pun telah melakukan survei kepada masyarakat Probolinggo terkait kehadiran layanan ini. Bahkan seluruhnya menyatakan minatnya untuk menggunakan layanan kereta yang terhubung ke Surabaya tersebut. Potensi akuisisi pengguna di Stasiun Probolinggo diprediksi mencapai 304 orang per hari.
Dari sisi prasarana, Stasiun Probolinggo saat ini memiliki 4 jalur pelayanan dan 2 jalur stabling.
Beberapa perbaikan fasilitas penunjang juga akan direncanakan untuk dilakukan, seperti penambahan kanopi area peron, perluasan ruang tunggu pengguna, serta penambahan petugas operasional seperti petugas loket, pengamanan, dan kebersihan untuk memastikan pelayanan prima bagi pengguna.
Terlebih saat ini rata-rata volume pengguna Commuter Line Supas sebanyak 4.417 orang perhari dan 130 -140 ribu orang perbulan. Perpanjangan Commuter Line Supas menuju Kota Probolinggo diharapkan akan mendongkrak okupansi layanan kereta ini.
Perpanjangan Commuter Line Supas menuju Kota Probolinggo diharapkan akan mendongkrak okupansi layanan kereta ini.
Terpisah, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA Arif Anwar mengungkapkan, pihaknya telah meminta KAI Commuter untuk segera memenuhi kelengkapan pelayanan penumpang yang dibutuhkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Keberadaan PSO pun turut memastikan tarif KRL ini akan terjangkau. Saat ini tarif Commuter Line Supas dibanderol seharga Rp6.000 per perjalanan.
“Saat ini kami terus mengawal proses persiapan operasional KA ini agar dapat dioperasikan sesuai target,” tuturnya.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473821/original/035346300_1768458738-IMG_8470.jpeg)


