Indonesia Humanitarian Summit, Dompet Dhuafa Selenggarakan Ajang Penggerak Perubahan Nyata Melalui Transforming Empowerment Into Impactful Action

fajar.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – 15 Januari 2026. Sepak terjang Dompet Dhuafa sebagai salah satu badan sosial Nasional sepanjang tahun berdirinya dan terbentuk hingga tahun 2025, sangatlah bermanfaat bagi para penerimanya. Dan komitmen yang terus menerus ditingkatkan dalam segala bentuk bantuan kepada para penyintas masalah sosial dimasyarakat seperti persoalan kemiskinan, banyak program yang dijalankan melalui pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, dakwah dan budaya yang terukur, berdampak, dan berkelanjutan.

Melalui banyak program dan agenda yang dicanangkannya, Dompet Dhuafa menyelenggarakan Indonesia Humanitarian Summit 2025 dan Philanthorpy Report dengan mengambil Empowerment To The Next Level. Dalam agenda tersebut Dompet Dhuafa mempertegas target Filantropi Indonesia, bahwa tak hanya memberi bantuan, tapi hadir memberikan solusi berkelanjutan melalui program pemberdayaaan, sehingga dhuafa dapat keluar dari jerat kemiskinan dan bertransformasi menuju kehidupan yang lebih bermartabat.

Agenda penyelenggaranya bertempat di gedung NT Tower lt.5 berlangsung di Ballroom yang turut dihadiri pejabat negara menteri dan pejabat terkait dari Dompet Dhuafa hingga selesai acara ditutup dengan talk show. Kehadiran pejabat terkait yang diundang diantaranya (Rahmad Riyadi selaku Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, selaku Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Sandiaga Uno-Enterpreneur, Selly Giovanny, Owner Batik Trusmi, Atiatul Muqtadir-Influencer)

Bersumber BPS tahun 2025 pada Maret 2025 jumlah penduduk miskin Indonesia tercatat 23,85 juta orang (8,4%), menurun 0,21 juta orang (0,10%), di September 2024 sebesar 24,06 juta dan menurun 1,1 juta orang (0,56%) di maret 2024 sebesar 25,22 juta. Dari total masyarakat miskin di Indonesia sebanyak 23,85 juta. Dompet Dhuafa dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 2,28 jiwa (12%) sementara penduduk non penerima manfaat Dompet Dhuafa sebanyak 21,03 jiwa (88%).

Hingga tahun 2025 total penyaluran melalui Dompet Dhuafa mencapai Rp. 422.942.586.574, dengan total penghimpunan mencapai Rp. 426.519.076.822. untuk tingkat serapan penyaluran tahun 2025 sebesar 103%, kinerja penyaluran Dompet Dhuafa sangat efektif menurut Allocation to Collection Ratio, Zakat Core Principle. Hingga tahun 2025 total penerima manfaat mencapai 3.632. 925 layanan dan 2.828.823 jiwa dan untuk penerima manfaat 1993-2025 mencapai 41.846.341 jiwa.

Ragam Inovasi program yang terus tercipta, Dompet Dhuafa melalui Industri Komunal Olahan Nanas (IKON) merupakan inisiatif strategis Dompet Dhuafa yang menghadirkan model agroindustri komunal berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini lahir untuk menjawab berbagai tantangan sektor pertanian di tingkat pedesaan, seperti rendahnya nilai tambahan nilai komuditas, akses pasar yang terbatas, ketergantungan pada penjualan buah segar yang mudah rusak, serta minimnya penyerapan tenaga kerja lokal.

Sementara sektor lain Dompet Dhuafa menjangkau lebih banyak antaranya sektor kesehatan, terdapat Pos Gizi yang merupakan inovasi intervensi kebutuhan gizi untuk mencegah stunting melalui pendekatan perubahan perilaku. Program ini ditekankan untuk memenuhi dan penyediaan Gizi mutu makanan untuk anak, dengan melakukan pendataan dan pemantauan secara rutin seperti penimbangan, serta memberi edukasi kepada para orang tua mengenai cara pengolahan makanan yang benar dan sehat berbasis bahan pangan lokal. Dan sebaran ini menjangkau di 10 Provinsi Indonesia dengan program Pos Gizi LKC di 95 Titik.

Pun demikian tak hanya program program diatas, program inovasi layanan sosial, Dompet Dhuafa juga bergerak dalam program gerakan program Internasional dan Nasional seperti program bantuan kemanusiaan di Palestina ragam program yang digulirkan seperti mobile clinic, DD Kitchen, gudang bahan pokok hingga pengiriman dan hingga ke para relawan. Di ranah tingkat Nasional sendiri, Dompet Dhuafa merespon cepat kejadian bencana Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dengan menerjunkan para relawan, dan menggulirkan ragam program seperti penyediaan rumtara, penyediaan sekolah darurat, perbaikan masjid, pemberian layanan kesehatan, penyediaan sumur, penyediaan dapur umum hingga droping air bersih.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
1.790 Pasukan Oranye tangani sampah di lokasi rawan banjir
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Kemdiktisaintek Dorong Ketahanan Nasional lewat Penguatan Riset Saintek
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
[FULL] Bupati Haili Yoga Ungkap Tanah Ambles di Aceh Tengah Terjadi Sejak 2013 dan Semakin Meluas
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Situasi Stasiun Pasar Senen, Perjalanan Kereta Dari Pasar Senen Kembali Normal | SAPA MALAM
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.