PELATIH AC Milan Massimiliano Allegri menilai anak asuhnya menunjukkan daya tahan dan mental tinggi saat menundukkan Como 3-1 pada lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Jumat (16/1). Meski meraih kemenangan meyakinkan, Allegri tak menutup mata bahwa timnya sempat berada dalam tekanan berat dan berutang besar pada aksi penyelamatan Mike Maignan.
Rossoneri menjalani awal laga yang sulit. Sepanjang babak pertama, Milan lebih banyak tertekan dan bahkan tertinggal lebih dulu akibat sundulan Marc-Oliver Kempf.
Situasi baru berubah menjelang jeda ketika Christopher Nkunku sukses mengeksekusi penalti dan menjaga peluang Milan tetap terbuka.
Baca juga : 8 Fakta dari Pertandingan Como vs AC Milan, Brace Rabiot Bawa Kemenangan Rossoneri
Penampilan gemilang Maignan di bawah mistar, ditambah dua gol Adrien Rabiot di babak kedua, akhirnya membalikkan keadaan. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi kekalahan kandang pertama Como musim ini.
Allegri mengungkapkan Milan melakukan beberapa penyesuaian taktik selama pertandingan. Timnya memulai laga dengan formasi empat bek, lalu beralih ke 4-3-3, sebelum akhirnya mengubah pendekatan menjadi 3-5-2 pada paruh kedua.
“Kami memulai dengan empat gelandang saat menguasai bola, berusaha menciptakan lebih banyak jalur umpan bersama Fofana,” ujar Allegri kepada DAZN Italia.
Baca juga : Rating Pemain Como Vs Milan, Rabiot dan Maignan Tampil Gemilang
“Namun setelah tertinggal, kami kehilangan kekompakan dan mengambil cukup banyak risiko dari umpan terobosan serta serangan balik mereka. Di momen itulah Maignan membuat kami tetap bertahan dalam pertandingan,” lanjutnya.
Menurut Allegri, kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol. Ia menilai kemenangan ini lahir dari ketangguhan timnya dalam menghadapi tekanan.
“Kami juga punya peluang lain, begitu pula Como. Ini adalah tim yang sangat tangguh dan benar-benar menginginkan hasil dengan segala cara,” katanya.
Hasil di Como membuat Milan kini berdiri di posisi kedua klasemen. Mereka berjarak tiga poin dari pemuncak klasemen Inter sekaligus menjaga persaingan perebutan Scudetto tetap hidup. Sepanjang 20 pekan awal Serie A musim ini, Milan baru sekali menelan kekalahan yakni pada laga pembuka melawan Cremonese.(H-2)




