FAJAR, MANCHESTER – Penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih kepala Manchester United hingga akhir musim 2025/2026 memicu reaksi keras dari legenda klub, Gary Neville.
Meski Carrick baru saja resmi menduduki kursi panas di Old Trafford pada Selasa (13/1/2026), Neville menyebutnya tidak layak.
Dia memperingatkan manajemen agar tidak terjebak untuk mempermanenkan status mantan rekan setimnya tersebut.
Langkah darurat ini diambil menyusul pemecatan Ruben Amorim pekan lalu setelah masa jabatan 14 bulan yang penuh gejolak.
Namun bagi Neville, Carrick bukanlah jawaban jangka panjang bagi Setan Merah.
Di usianya yang ke-44, Michael Carrick memikul beban berat untuk mengamankan tiket Liga Champions.
Debutnya pun tergolong sangat ekstrem. Dia harus langsung memimpin tim dalam laga derby melawan Manchester City akhir pekan ini.
Kehadiran petinggi klub seperti Sir Jim Ratcliffe hingga duo Glazer di kompleks pelatihan Carrington pada Kamis (15/1/2026) menunjukkan betapa krusialnya transisi ini.
Namun, Neville tetap pada pendiriannya bahwa tekanan di Old Trafford terlalu besar untuk sekadar diserahkan kepada sosok pelatih interim, apa pun hasilnya nanti.
Berbicara dalam podcast Stick to Football, Neville menegaskan bahwa klub tidak boleh terbawa suasana jika nantinya Carrick berhasil mempersembahkan rentetan kemenangan.
“Saya sangat berharap Michael sukses besar. Namun, baik bagi dia maupun klub, tidak boleh ada pembicaraan untuk mempertahankan pekerjaan ini lebih dari musim sekarang,” tegas Neville.
Neville menilai Manchester United membutuhkan sosok pelatih berpengalaman dunia untuk mengembalikan kejayaan tim secara permanen, bukan sekadar eksperimen internal.
Dibandingkan mempertahankan Carrick, Neville menyarankan manajemen United untuk mulai mendekati pelatih kelas berat di akhir musim nanti.
Dia secara khusus menyebut nama Carlo Ancelotti sebagai kandidat nomor satu di atas nama-nama seperti Mauricio Pochettino atau Thomas Tuchel.
Alasan Neville memilih Ancelotti (66 tahun) tentunya masuk akal.
Neville menilai Ancelotti memiliki ketenangan yang luar biasa dalam menghadapi krisis.
Ancelotti memiliki jam terbang tinggi di Liga Premier dan kompetisi elite Eropa.
Selain itu, Ancelotti adalah sosok yang disegani. Dinilai mampu mengendalikan ruang ganti penuh bintang.
“Jika ada satu orang yang memiliki kesabaran dan pengalaman yang dibutuhkan klub saat ini, itu adalah Ancelotti,” tambah Neville.
Strategi Bursa Transfer
Saat ini, manajemen United melalui Direktur Sepak Bola Jason Wilcox tengah memanfaatkan waktu “pinjaman” bersama Carrick untuk melakukan proses rekrutmen pelatih permanen yang lebih komprehensif.
Michael Carrick datang dengan status mantan pelatih Middlesbrough.
Namun, perannya di Old Trafford saat ini hanyalah sebagai penjaga stabilitas sementara manajemen menyusun rencana besar untuk musim depan. (*)





