Soroti Kegugupan Menlu Sugiono, Arief Rasyad: Kapasitas dan Kualitas Masih Jauh di Bawah Standar

fajar.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Influencer, Arief Rasyad, iku menyoroti groginya Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.

Menlu Sugiono tampak grogi saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, Sugiono terlihat beberapa kali terbata-bata dan salah menyebutkan jabatan saat berbicara di atas mimbar.

Sambutannya, Sugiono menyebut sejumlah nama tokoh diplomasi senior yang hadir.

“Di dalam list saya ada Duta Besar Dino Patti Djalal, Duta Besar A.M. Fachir, Bapak Pahala Mansyuri, masing-masing Wakil Menteri Luar Negeri tahun 2014-2019, dan 2023-2024,” ujar Sugiono.

“A warm welcome home to all of you,” tambahnya.

Di permbicaraan yang cukup panjang itu pun, ia mengakui bahwa dirinya gugup.

“Tetap saja saya merasa nervous. Apalagi ada senior-senior menteri luar negeri di depan saya,” ungkapnya.

Ungkapan rasa gugup dari Sugiono ini yang kemudian disorot tajam oleh Arief Rasyad.

Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, ia menyindir dengan menyebut Menlu Sugiono adalah sesuatu yang dipaksakan untuk jabatan tersebut.

“Grogi abis doi, kalo Gibran Wapres yang dipaksakan kalo ini Menlu yang dipaksakan,” tulisnya dikutip Jumat (16/1/2026).

“Kapasitas dan kualitas kedua nya masih jauh dari standar terendahpun,” ungkapnya.

Belajar dari hal ini, Arief pun menyebut bahkan orang yang belum cocok mendapatkan jabatan yang sesuai dengan kapasitasnya bahkan termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuking Raka.

“Kita bisa liat terlalu banyak orang yg jauhhhhh kapasitas dan kualitas nya dibanding Gibran sbg Wapres, sama hal nya, kita bisa liat banyak orang orang yang kualitas dan kapasitas nya jauuuuh dr Sugiono sbg Menlu,” sebutnya.

Ia memberikan gambaran soal situasi ini seperti pesepakbola amatir yang langsung dibawa berlaga dijenjang international tanpa pernah merasakan sepakbola profesional terlebih dahulua.

“Ibarat kita msh main bola Tarkam, langsung lompat ke kancah internasional. Yang salah siapa?,” terangnya.

“Yah orang orang yang mendukung mereka, yang tolol siapa, yahh yang memilih nya,” pungkasnya.

(Erfyansyah/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kilasan Sejarah 16 Januari: Perang Teluk Persia hingga Presiden Kongo Dibunuh
• 12 jam laluokezone.com
thumb
JPPI soal Bullying Mahasiswa PPDS Unsri: Pendidikan Kedokteran Sakit Parah
• 9 jam laludetik.com
thumb
Aktor Tiongkok Cheng Yi Jadi Korban Stalking dan Pelecehan, Mobil Disemprot Cat Merah
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pelapor Roy Suryo Cs Buka Opsi Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, dr Tifa Singgung Kesehatan
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Polling kumparan: 65,12% Pembaca Lebih Suka Ngulek Bumbu Masak
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.