FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Peluang kembalinya bek jangkung Elkan Baggott ke Timnas Indonesia kembali menguat seiring penunjukan John Herdman sebagai pelatih anyar Skuad Garuda. Setelah cukup lama menghilang dari panggung tim nasional, nama Elkan kembali menjadi perbincangan dan dinilai berpeluang masuk dalam radar Herdman, terutama untuk kebutuhan formasi serta karakter permainan yang kerap diusung pelatih asal Inggris tersebut.
John Herdman dikenal sebagai pelatih yang menaruh perhatian besar pada keseimbangan struktur pertahanan. Sepanjang karier kepelatihannya, Herdman kerap mengandalkan bek-bek dengan postur ideal, kemampuan duel udara yang kuat, serta disiplin dalam membaca permainan.
Karakter ini dinilai sejalan dengan profil Elkan Baggott, yang tumbuh dan berkembang dalam sistem sepak bola Inggris yang identik dengan permainan fisikal dan organisasi pertahanan ketat.
Saat ini, Elkan Baggott masih terikat kontrak dengan Ipswich Town, klub yang berlaga di Divisi Championship Liga Inggris.
Meski belum menjadi pilihan utama dan beberapa kali menjalani masa peminjaman, pengalaman Elkan berkompetisi di atmosfer sepak bola Inggris dinilai sebagai modal penting. Latar belakang ini diyakini membuat John Herdman memahami betul konteks perkembangan Elkan sebagai bek tengah muda yang ditempa di liga dengan intensitas tinggi.
Elkan sendiri sudah cukup lama tidak memperkuat Timnas Indonesia. Penampilan terakhirnya bersama Skuad Garuda terjadi pada 28 Januari 2024, saat Indonesia menghadapi Australia di babak 16 besar AFC Asian Cup 2023. Setelah pertandingan tersebut, nama Elkan perlahan menghilang dari daftar panggilan tim nasional, meski sebelumnya sempat menjadi salah satu pilar penting di lini belakang.
Bek berusia 23 tahun itu mencatat debut bersama Timnas Indonesia senior pada 12 Desember 2021 saat menghadapi Laos di ajang AFF Suzuki Cup 2020. Sejak laga debut tersebut, Elkan langsung mencuri perhatian publik berkat ketenangan dan keberaniannya dalam duel.
Ia bahkan mencetak gol perdananya untuk Timnas senior pada 19 Desember 2021 melalui sundulan kepala saat Indonesia menang 4–1 atas Malaysia di AFF Cup 2020.
Gol berikutnya lahir ketika Indonesia menang telak 7–0 atas Nepal pada babak kualifikasi Piala Asia. Performa impresif tersebut sempat mengukuhkan Elkan sebagai salah satu bek masa depan Timnas Indonesia.
Namun, hubungan Elkan dengan tim nasional mulai merenggang sejak Mei 2024, tepatnya saat ia tidak memenuhi panggilan “Garuda Calling” untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 pada laga playoff Olimpiade Paris 2024 melawan Guinea, 9 Mei 2024.
Situasi tersebut membuat pelatih saat itu, Shin Tae-yong, kurang berkenan dengan sikap sang pemain. Sejak momen tersebut, Elkan tidak lagi mendapat panggilan ke tim nasional. Pergantian pelatih ke Patrick Kluivert pun belum membuka jalan bagi Elkan untuk kembali.
Meski sempat memunculkan harapan saat terlihat berada di Bali pada Mei 2025, bertepatan dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia, Elkan nyatanya tidak masuk dalam skuad hingga era Kluivert berakhir.
Kini, kehadiran John Herdman membawa angin segar bagi masa depan Elkan Baggott di Timnas Indonesia. Dengan pendekatan taktik yang mengutamakan pertahanan solid serta kebutuhan akan bek bertipe klasik, peluang Elkan untuk kembali memperkuat Skuad Garuda dinilai cukup realistis.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan sang pelatih, apakah akan memanggil kembali ‘anak hilang’ Timnas Indonesia tersebut atau tidak.
Elkan William Tio Baggott lahir di Bangkok, Thailand, pada 23 Oktober 2002. Ia memiliki darah Indonesia dari sang ibu dan mengawali karier sepak bolanya di Inggris bersama Ipswich Town. Dengan postur 196 sentimeter, Elkan dikenal sebagai bek tengah yang kuat dalam duel udara dan disiplin menjaga area pertahanan.
Seiring usianya yang masih muda dan pengalaman bermain di kompetisi Inggris, Elkan dinilai masih memiliki potensi besar untuk kembali menjadi pilar utama lini belakang Timnas Indonesia jika kembali mendapat kepercayaan.





