Libur Panjang Isra Miraj, Lalu Lintas Tol Jakarta–Cikampek Meningkat

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Volume arus lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek terpantau mulai meningkat sehubungan dengan libur panjang peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Jumat (16/1/2026).

Kondisi tersebut membuat PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow menuju arah Cikampek.

Contraflow pertama kali diberlakukan dari KM 47 hingga KM 55 Ruas Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek pada pukul 10.39 WIB. Selanjutnya, pengaturan diperpanjang dari KM 47 hingga KM 65 pada pukul 11.51 WIB guna mengurai kepadatan kendaraan.

Baca juga: Bantah Ada Deal di Balik SP3 Eggi Sudjana, Kuasa Hukum: Seribu Perak Pun Tidak

“Saat ini volume lalu lintas arah Cikampek di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek terpantau mulai meningkat,” ujar VP Corporate Secretary dan Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangan tertulis, Jumat.

JTT memprediksi sebanyak 288.440 kendaraan akan bergerak menuju Wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama selama periode libur panjang tersebut.

“Ada peningkatan sekitar 12,69 persen dibandingkan volume lalu lintas normal,” kata Ria.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas kendaraan, Ria mengatakan JTT telah menyiapkan berbagai langkah kesiapan layanan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tol di Ruas Trans Jawa tetap aman, lancar, dan nyaman.

“Kami akan melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas serta memastikan kesiapan seluruh fasilitas operasional,” ujarnya.

Fasilitas operasional yang dipersiapkan meliputi layanan transaksi di gerbang tol, kesiapsiagaan petugas di lapangan, hingga optimalisasi sarana keselamatan jalan.

JTT juga memastikan seluruh Ruas Trans Jawa berada dalam kondisi siap operasional, baik dari sisi infrastruktur maupun layanan informasi bagi pengguna jalan.

Baca juga: Legislator DKI Tolak Pilkada Lewat DPRD, Sebut Langkah Mundur Demokrasi

“Seluruhnya kami optimalkan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar,” kata Ria.

Dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan, JTT mengoptimalkan pemanfaatan gardu tol dengan mengedepankan efektivitas sumber daya operasional yang tersedia.

“Pada Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, JTT mengoperasikan 35 gerbang tol dengan total 209 gardu serta didukung 66 unit Mobile Reader,” ujarnya.

Sementara itu, Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci) didukung tujuh gerbang tol dengan 33 gardu dan 33 unit Mobile Reader. Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C mengoperasikan sembilan gerbang tol dengan 37 gardu serta 15 unit Mobile Reader.

Adapun Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol (Surgem) didukung 18 gerbang tol dengan 122 gardu dan 44 unit Mobile Reader.

“Optimalisasi layanan transaksi dilakukan dengan penyesuaian pola lalu lintas di lapangan guna memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan,” ujar Ria.

Untuk mendukung keselamatan berkendara, JTT juga memastikan kesiapan rest area di sepanjang Ruas Trans Jawa agar dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai tempat beristirahat.

Baca juga: Suka-duka Petugas Parkir di Stasiun Palmerah: Panas, Hujan, dan Komplain Pelanggan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

JTT mengimbau pengguna jalan tol untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan rest area apabila merasa lelah, serta selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian dan instansi terkait dalam pengaturan lalu lintas, termasuk kesiapan rekayasa lalu lintas apabila diperlukan, guna menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode libur panjang,” kata Ria.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
2 Bulan Pascabencana, 155 Ribu Jiwa di Aceh Masih Bertahan di Pengungsian
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dede Yusuf Imbau Masyarakat Urus Mandiri Sertipikat Tanah, Ini Alasannya
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Isra Mikraj 1447 Hijriah, Warga Jakarta Diajak Kian Berpihak pada Lingkungan Hidup
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Adian Sindir Ketimpangan Status Guru Honorer dan Petugas MBG yang Langsung PPPK
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Pulihkan Perekonomian Daerah Bencana Sumatra, Kemenekraf Dorong Usaha Kreatif
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.