JAKARTA, DISWAY.ID — Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Teguh Dwi Nugroho menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji 2026 ditentukan oleh tiga indikator utama.
Ketiganya, mulai dari kepuasan jemaah hingga sikap mental petugas di lapangan.
Menurut Teguh, indikator pertama dan paling mendasar adalah kepuasan jemaah terhadap pelayanan yang diberikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
BACA JUGA:Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Tangani Aduan Haji dan Umrah: Panggil Pihak Terkait!
“Yang pertama tentu bagaimana jemaah puas dengan pelayanan yang mereka terima,” ujar Teguh.
Indikator kedua, lanjut dia, adalah keikhlasan dan kesungguhan petugas dalam menjalankan tugas.
Sementara indikator ketiga yang tak kalah penting adalah sikap profesional petugas dalam menghadapi berbagai dinamika di Arab Saudi, termasuk perbedaan cuaca dan karakter jemaah.
“Petugas tidak boleh mengeluh meskipun cuaca panas atau menghadapi jemaah yang bernada keras. Tidak boleh marah, tidak gampang tersinggung. Semua harus dilayani dengan baik,” tegasnya.
Teguh menjelaskan, penyelenggaraan haji 2026 menjadi misi perdana Kementerian Haji dan Umrah sejak resmi dibentuk sebagai kementerian tersendiri.
- 1
- 2
- 3
- 4
- »




