Manfaat Makan Telur dan Alpukat, Sinergi Nutrisi Sempurna bagi Tubuh

mediaindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

MENGGABUNGKAN telur dan alpukat merupakan salah satu strategi nutrisi paling cerdas yang bisa Anda terapkan. Telur dikenal sebagai standar emas protein, sementara alpukat adalah ratu lemak sehat.

Ketika keduanya bersatu, apakah yang terjadi? Mereka menciptakan efek 1+1=3 bagi kesehatan Anda.

Mengapa Telur dan Alpukat Harus Dimakan Bersama?

Rahasia utamanya terletak pada konsep bioavailabilitas. Telur mengandung antioksidan penting seperti lutein dan zeaxanthin yang sangat baik untuk mata, serta vitamin A, D, E, dan K.

Baca juga : Nasi vs Roti: Mana yang Lebih Sehat untuk Sarapan?

Namun, semua nutrisi ini bersifat larut lemak. Tanpa kehadiran lemak sehat, tubuh Anda hanya akan menyerap sebagian kecil dari nutrisi tersebut.

Nah, alpukat menyediakan lemak sehat yang diperlukan untuk memastikan setiap miligram nutrisi dalam telur terserap sempurna oleh tubuh. Sempurna!

1. Meningkatkan Penyerapan Antioksidan hingga Berkali Lipat

Penelitian menunjukkan bahwa menambahkan lemak sehat (seperti yang ada pada alpukat) ke dalam makanan yang mengandung karotenoid (seperti yang terdapat pada kuning telur) dapat meningkatkan penyerapan antioksidan tersebut hingga 4-15 kali lipat. Ini berarti makan telur dengan alpukat jauh lebih bermanfaat bagi kesehatan mata dan kulit dibandingkan makan telur sendirian.

Baca juga : Bukan Hanya Untuk Mengisi Energi, Sarapan Sehat Terbukti Turunkan Risiko Penyakit Jantung

2. Menjaga Kesehatan Jantung secara Optimal

Telur sering kali dikhawatirkan karena kandungan kolesterolnya. Namun, lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat membantu menjaga keseimbangan profil lipid dalam darah.

Kombinasi ini membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan risiko peradangan pada pembuluh darah. Walhasil, keduanya menjadikan sarapan yang ramah bagi jantung.

3. Memberikan Rasa Kenyang Lebih Lama (Satiety Index)

Protein dari telur dan serat serta lemak dari alpukat adalah kombinasi maut untuk menekan hormon lapar (ghrelin). Jika Anda sedang dalam program penurunan berat badan, menu ini akan membantu Anda terhindar dari keinginan ngemil di siang hari karena kadar gula darah yang tetap stabil.

4. Mendukung Fungsi Otak dan Konsentrasi

Telur adalah sumber kolin yang luar biasa. Nutrisi ini sangat penting untuk kesehatan membran sel otak dan produksi neurotransmitter.

Alpukat melengkapinya dengan meningkatkan aliran darah ke otak berkat kandungan lemak sehatnya. Hasilnya? Fokus dan daya ingat yang lebih tajam sepanjang hari.

5. Menjaga Stabilitas Gula Darah

Berbeda dengan sarapan tinggi karbohidrat seperti bubur atau roti putih yang menyebabkan lonjakan insulin, kombinasi telur dan alpukat memiliki indeks glikemik yang sangat rendah. Ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga energi tetap stabil tanpa merasa lemas di tengah aktivitas.

Apa yang Jarang Diketahui tentang Kombinasi Ini?

Sebagian besar ulasan hanya fokus pada protein dan lemak. Namun, ada satu poin krusial: Kandungan Kalium (Potasium).

Alpukat memiliki kalium lebih tinggi dari pisang dan telur memiliki vitamin B12. Sinergi kedua zat ini sangat penting untuk fungsi kontraksi otot dan kesehatan saraf, yang sangat dibutuhkan bagi mereka yang aktif secara fisik atau rutin berolahraga.

Cara Terbaik Menyajikan Telur dan Alpukat
  • Poached atau Rebus: Memasak telur dengan cara direbus atau di-poach menjaga kualitas lemak dalam kuning telur agar tidak teroksidasi oleh suhu tinggi.
  • Hindari Overcooking: Kuning telur yang masih sedikit lembut mengandung nutrisi yang lebih utuh.
  • Tambahkan Lada Hitam: Piperine dalam lada hitam dapat membantu meningkatkan penyerapan nutrisi lebih lanjut.
  • Porsi Ideal: Gunakan 1/2 buah alpukat ukuran sedang dan 2 butir telur untuk keseimbangan makronutrisi yang sempurna.
People Also Ask (FAQ) 1. Apakah boleh makan telur dan alpukat setiap hari? Bagi sebagian besar orang sehat, konsumsi harian dalam porsi wajar sangat diperbolehkan dan justru memberikan asupan nutrisi yang stabil bagi tubuh.   2. Mana yang lebih baik, alpukat mentah atau diolah? Alpukat paling baik dikonsumsi mentah (segar) untuk menjaga integritas lemak sehat dan vitaminnya yang sensitif terhadap panas.   3. Apakah kombinasi ini cocok untuk diet Keto? Sangat cocok. Telur dan alpukat adalah menu wajib dalam diet ketogenik karena rendah karbohidrat namun tinggi lemak sehat dan protein.   4. Bolehkah menambahkan roti gandum? Boleh, roti gandum akan menambahkan asupan serat kompleks, namun pastikan porsinya tidak berlebihan jika Anda sedang membatasi asupan kalori.   Kesimpulan

Jangan lagi memandang telur dan alpukat sebagai dua bahan makanan yang terpisah. Keduanya adalah pasangan nutrisi yang bekerja sama untuk memastikan tubuh Anda mendapatkan manfaat maksimal dari setiap gigitan. Dengan mengonsumsi keduanya secara bersamaan, Anda tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan investasi terbaik bagi kesehatan jantung, otak, dan mata Anda dalam jangka panjang.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjarmasin Hapus 67 Ribu Penerima Bantuan BPJS Kesehatan
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pertamina Patra Niaga Suplai Avtur Perdana di Bandara Notohadinegoro Jember
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Adian Sindir Ketimpangan Status Guru Honorer dan Petugas MBG yang Langsung PPPK
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Valentino Rossi Ingin VR46 Naik Podium Tertinggi di MotoGP 2026
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
Pengacara Jokowi Tanggapi Kritik Roy Suryo Cs soal Pelimpahan Berkas
• 23 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.