Meski KUHAP Sudah Berlaku, Kejagung Tetap Tampilkan Tersangka Kepada Publik

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan tetap akan menampilkan tersangka kepada publik meski Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru sudah berlaku.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan keputusan itu tetap dilakukan lantaran sebagai bentuk keterbukaan pihaknya kepada masyarakat.

BACA JUGA:Timnas Indonesia Gabung Grup A Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Wajib sampai Final dan Juara!

BACA JUGA:Yusril Ihza Mahendra: Pilkada Lewat DPRD Itu Sah dan Konstitusional

"Tetap tampilan di permohonan ya nanti. Tapi kan juga ada keterbukaan seperti biasa. Kan kita punya tanggung jawab," ujarnya kepada awak media, dikutip Jumat, 16 Januari 2026.

Sejalan dengan komitmen tersebut, kata Anang, pihaknya juga akan tetap menghormati hak asasi manusia (HAM) yang dimiliki oleh para tersangka.

"Yang jelas hak asasi manusia kita hormati, tapi juga ada batasan, yang tidak bisa seenaknya," kata Anang.

BACA JUGA:96 WNI Dipulangkan dari Arab Saudi, Kemlu Ungkap Alasannya

BACA JUGA:Kopassus TNI AD Buka Rekrutmen 2026, Ini Syarat Lengkap dan Cara Daftarnya

Berbeda dengan lembaga anti rasuah lainnya, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lagi menampilkan tersangka kepada publik.

Hal itu terlihat dalam konferensi pers KPK terakhir, setelah mereka melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan pegawai pajak di KPP Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan 2021-2026.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan tidak memunculkan para tersangka lantaran pihaknya sudah menerapkan KUHAP baru.

BACA JUGA:Serial Terbaru MDTV 'Keluarga Yang Tak Dirindukan', Hadirkan Potret Pahit Manis Ikatan Keluarga

BACA JUGA:Jember Jadi Tuan Rumah Pertama Festival Bogasari, Targetkan 15 Ribu Pengunjung

"Mungkin kalau rekan-rekan bertanya agak beda hari ini gitu ya, apa namanya, konpers hari ini agak beda," ujar Asep, Minggu, 11 Januari 2026.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Seiring dengan Terus Menyebarnya Wabah di Tiongkok, Jumlah Kematian Mendadak Meningkat Hingga Para Petugas Krematorium Bekerja Lembur
• 14 jam laluerabaru.net
thumb
2 Pria Ditangkap Seusai Berbuat Asusila di Bus Transjakarta
• 3 jam lalugenpi.co
thumb
Jamur dari Bangkai Ulat Dijual Rp630.000 Per Gram, Buat Apa?
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tinjau Diklat Petugas, Wamen Haji Dahnil Anzar Pastikan Persiapan Haji 2026 Matang | KOMPAS PAGI
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkot Pekanbaru Perluas MBG dengan 104 SPPG Baru
• 7 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.