Pantau - Dapur umum milik Satuan Brimob Polri terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi serta personel yang bertugas di wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang dan Sumatera Barat.
Menurut rilis Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang diterima di Jakarta pada Jumat (16/1), dapur lapangan Polri di Aceh Tamiang aktif di sejumlah titik pengungsian untuk melayani warga terdampak.
Beberapa lokasi dapur umum di Aceh Tamiang antara lain berada di Posko Terminal Aceh Tamiang dan Posko Samsat Aceh Tamiang.
Dapur-dapur lapangan ini menjadi penopang utama dalam pemenuhan kebutuhan makanan para pengungsi di wilayah tersebut.
Di Posko Pengungsian Samsat Aceh Tamiang, tampak petugas membagikan lauk makanan kepada para siswa yang turut menjadi korban bencana.
Dapur Umum Polri Juga Beroperasi di Sumatera BaratSelain di Aceh Tamiang, dapur umum Polri juga dioperasikan di berbagai titik di wilayah Sumatera Barat yang terdampak bencana.
Beberapa lokasi dapur lapangan tersebut meliputi Polres Padang Pariaman, Poskotis Kayu Pasak (Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam), Posko Induk Salareh Aia (Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam), dan Jorong Balai Jamaik (Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kabupaten Padang Pariaman).
Di dapur-dapur tersebut, personel Brimob bersama petugas lainnya bahu-membahu menyiapkan makanan mulai dari mengupas telur rebus, merebus sayuran, hingga memasak menggunakan kayu bakar.
Beberapa personel juga bertugas di meja saji untuk mendistribusikan makanan kepada masyarakat maupun anggota yang membutuhkan.
Selain itu, personel turut mencuci peralatan masak demi menjaga kelancaran operasional dapur.
Kehadiran dapur umum ini menjadi bentuk kepedulian nyata serta kehadiran negara dalam memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak bencana.
Langkah ini juga mendukung kelancaran pelaksanaan tugas personel Polri di lokasi bencana.




