Libur Nataru, Garuda Indonesia Group Catat Rekor Ketepatan Waktu

metrotvnews.com
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Garuda Indonesia Group sukses mencatatkan performa ketepatan waktu atau On-Time Performance (OTP) yang solid sepanjang periode peak season Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selama periode 18 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, maskapai pelat merah ini membukukan rata-rata OTP sebesar 89 persen, meningkat dibandingkan capaian 2024 yang berada di angka 86 persen.

“Ketersediaan kursi yang kami hadirkan di musim liburan akhir tahun tersebut menjadi representasi komitmen Garuda Indonesia Group dalam mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat, khususnya menuju destinasi pilihan baik domestik maupun internasional,” ujar Direktur Operasi Garuda Indonesia, Dani Haikal Iriawan, dalam keterangan resminya, Jumat, 16 Januari 2026.
 

Baca Juga :

Libur Panjang Isra Mikraj, Daop 6 Yogyakarta Catat 46.869 Penumpang Naik-Turun

Dani menjelaskan, kunci utama menjaga ritme operasional harian terletak pada kedisiplinan jadwal keberangkatan pertama (OTP First Departure). Pada periode ini, Garuda Indonesia dan Citilink mencatatkan tingkat ketepatan waktu keberangkatan pertama hingga 99 persen. Capaian ini menjadi fondasi penting bagi konsistensi jadwal 10.400 penerbangan yang dioperasikan selama musim liburan.

Pertumbuhan kinerja ini selaras dengan lonjakan jumlah penumpang yang mencapai sedikitnya 1,5 juta orang. Tingkat keterisian kursi (load factor) bahkan menembus angka di atas 90 persen untuk rute-rute favorit, seperti Denpasar, Surabaya, Singapura, hingga Incheon.

“Catatan keterisian kursi tersebut selaras dengan tren perjalanan masyarakat yang tumbuh sekaligus dengan penerapan kebijakan implementasi penyesuaian harga tiket dari Pemerintah RI selama periode peak season Natal dan Tahun Baru 2025/2026 berlangsung,” jelas Dani.


Pesawat maskapai Garuda Indonesia. Foto: Dok. Istimewa.

Kesuksesan menjaga ketepatan waktu di tengah kepadatan lalu lintas udara ini merupakan hasil dari koordinasi operasional yang komprehensif. Garuda Indonesia Group melakukan langkah optimalisasi melalui monitoring operasional secara real time, penguatan kesiapan armada dan awak pesawat, serta sinkronisasi lintas sektor yang solid.

“Momentum Natal dan Tahun Baru menuntut kesiapan strategi operasional yang komprehensif dan kolaborasi lintas sektor yang solid. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam menjaga momentum perbaikan kinerja operasional Garuda Indonesia Group yang terus kami optimalkan secara berkelanjutan,” pungkas Dani.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Basarnas Terbangkan Drone di Titik Pesawat ATR 400 yang Hilang di Maros
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Anggota Brimob Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Tanpa Izin Presiden, Kewarganegaraan Hilang!
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Trump Tirukan Aksen Macron, Ancam Tarif 25 Persen untuk Prancis
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Telan Kekalahan ketiga Secara Beruntun, Wilda Siti Nurfadillah Ungkap Penyebab Jakarta Livin Mandiri Takluk dari JPE
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Indonesia Perkuat Kerja Sama Industri Musik dan Film dengan Korsel
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.