Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 pada Jumat (16/1) malam pukul 20.41 WITA.
Berdasarkan informasi resmi, pusat gempa berada di laut namun tidak memicu ancaman gelombang besar.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, mengonfirmasi kejadian tersebut melalui rilis resminya yang diterima di Palu.
"Jadi gempa itu terjadi dengan kedalaman dua kilometer dan tidak berpotensi tsunami," ungkap Nasrol Adil.
Secara teknis, episenter gempa terletak pada koordinat 1,40 derajat Lintang Utara dan 120,93 derajat Bujur Timur.
Lokasi persisnya berada di laut dengan jarak sekitar 61 kilometer arah Utara Tolitoli.
Melihat kedalamannya yang hanya dua kilometer, gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal.
BMKG menyebutkan bahwa pergerakan bumi ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
"Gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," jelas Nasrol.
Meskipun magnitudonya berada di angka 4,5, getaran gempa ini cukup dirasakan oleh masyarakat Tolitoli dengan skala intensitas III hingga IV MMI.
Hingga berita ini diturunkan, situasi terpantau masih terkendali dan belum ada tanda-tanda aktivitas seismik lanjutan.
"Hingga saat ini hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan, serta belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut," tambah Nasrol Adil.
Pihak BMKG meminta warga agar tidak terpengaruh oleh isu yang tidak bertanggung jawab dan tetap waspada terhadap informasi resmi.
Nasrol mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan terus memantau perkembangan situasi melalui saluran komunikasi resmi BMKG. (ant/dpi)



