GenPI.co - BPBD Provinsi Bali menyebut bencana banjir dan tanah longsor menerjang tiga kabupaten, yakni Jembrana, Tabanan, dan Buleleng.
Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan logistik untuk para korban.
“Kami sudah menyalurkan bantuan paket sembako, paket sandang, paket kebersihan, matras, dan kompor,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (17/1).
Dia menyampaikan penyaluran dilakukan secara bertahap. Sebab, akses sejumlah lokasi terdampak bencana, mengalami kerusakan.
Total, ada 46 kepala keluarga yang memperoleh bantuan logistik tersebut. Petugas juga membersihkan lumpur serta mendata rumah yang rusak.
BPBD menyebut hujan deras pada Kamis (15/1) sore, menyebabkan banjir di sejumlah daerah di Jembrana, Tabanan, dan Buleleng.
Gede Agung mengungkapkan untuk di Jembrana, banjir terjadidi Banjar Pasar, Desa Pekutatan.
“Ketinggian genangan, mencapai satu meter dengan jumlah warga terdampak ada 16 KK. Tidak ada yang mengungsi,” ujarnya.
Kemudian, di Tabanan ada tanah longsor dui Desa Munduketemu. Dampaknya dua rumah rusak, dua KK atau tujuh orang mengungsi.
Sementara itu, banjir juga terjadi di Kabupaten Buleleng. Tepatnya di Desa Sepang, Busungbiu, dengan ketinggian air 50 cm.
“Sejumlah lokasi, sudah tertangani. BPBD Bali mengimbau warga tetap mewaspadai potensi bencana alam,” ucapnya. (ant)
Heboh..! Coba simak video ini:



