ACEH — TNI melalui Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda merampungkan pembangunan dua jembatan darurat (Bailey) lagi di Aceh per Jumat 16 Januari 2026. Rampungnya dua jembatan tersebut diharapkan dapat memulihkan kembali konektivitas wilayah yang sempat terputus akibat banjir bandang dan longsor pada November lalu.
Jembatan pertama yang telah selesai dibangun adalah Jembatan Bener Kelipah di ruas jalan Aceh Utara–Bener Meriah–Takengon, Kabupaten Bener Meriah. Berdasarkan pantauan di lokasi, jembatan tersebut kini telah berdiri kokoh, dengan bendera Merah Putih berkibar di kedua sisinya. Jembatan itu sudah dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Jembatan kedua yang telah rampung adalah Jembatan Krueng Pelang di Kabupaten Aceh Tengah. Setelah seluruh rangka jembatan berhasil terpasang dengan baik, jembatan yang berada di ruas jalan Bereunun–Pameu–Takengon tersebut kini bahkan sudah dapat dilintasi kendaraan berat seperti truk.
Pembangunan jembatan ini sangat penting karena memiliki peran vital dalam menghubungkan kembali dua kecamatan di Aceh Tengah, yakni Silih Nara dan Rusip Antara, yang sebelumnya lumpuh akibat bencana.
Selain merampungkan dua jembatan tersebut, TNI juga tengah mempersiapkan pembangunan Jembatan Matang Serdang di Kabupaten Aceh Utara. Material jembatan telah didatangkan dan proses perakitan segera dilakukan.
Jika rampung, jembatan ini diharapkan dapat kembali memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta menormalisasi aktivitas perekonomian di wilayah terdampak.
(Arief Setyadi )




