Mengintip Sistem Parkir Motor di Luar Stasiun KRL: Dari Tarif Tetap hingga Parkir Valet

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Meski setiap stasiun kereta rel listrik (KRL) dilengkapi fasilitas parkir resmi, banyak penumpang tetap memilih menitipkan sepeda motornya di luar area stasiun.

Lahan parkir di luar stasiun biasanya tidak resmi, memanfaatkan bangunan kosong atau lahan terbuka, seperti bekas minimarket di Stasiun KRL Klender Baru, Jakarta Timur, maupun halaman rumah di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat.

Tempat parkir ini melayani sekitar 100–130 sepeda motor dari pagi hingga larut malam, dengan tarif Rp7.000–Rp10.000 per motor setiap harinya. Namun, tukang parkir biasanya hanya menerima gaji tetap, sementara sisanya disetorkan ke pengelola lahan.

Baca juga: Cerita Warga Kelola Parkir di Luar Stasiun Bekasi, Lebih Cuan Dibanding Bisnis Kos-kosan

Tantangan dan tanggung jawab

Febryan Kevin/Kompas.com Dasuri (42) penjaga lahan parkir di sekitar Stasiun Klender Baru, Jakarta Timur, Jumat (16/1/2026)

Menurut tukang parkir di Stasiun Palmerah, Agus (28), pekerjaannya terbilang ringan dibandingkan pekerjaan sebelumnya di sektor limbah.

“Dibanding yang sebelumnya sih mending di sini. Dinikmati aja kerjaannya. Kalau kami bilangnya berat sih masa gini doang berat," ujarnya.

Meski ringan secara fisik, tanggung jawab yang dipikul tukang parkir cukup besar. Mereka harus menjaga ratusan kendaraan agar tidak rusak, meski helm tidak termasuk tanggung jawab mereka.

“Ini kan dari bosnya kalau dapet masalah helm angkat tangan. Kami fokus ke motor karena kalau sama helm, waduh," jelas Agus.

Tukang parkir lain, Dasuri (42) di Klender Baru, menambahkan, sistem parkir sering menyerupai valet, di mana mereka menghafal pelanggan rutin dan menyusun motor berdasarkan waktu pulang agar memudahkan pengambilan.

“Mereka taruh saja, nanti saya yang tata. Kebetulan sudah hafal karena pelanggan tetap,” ujar Dasuri.

Meski demikian, terkadang pemilik motor yang mengambil sendiri kendaraan mereka bisa menyebabkan goresan pada motor lain.

“Ada yang ngambil orangnya sendiri ya kan sembarangan narik-tarik aja enggak lihat-lihat kiri kanan," jelasnya.

Baca juga: Cara Penjaga Parkir Stasiun Klender Tata Motor Pelanggan: Sesuai Jam Pulang

Beberapa pengelola lahan parkir juga memasang CCTV untuk mengantisipasi kehilangan atau kesalahan penempatan kendaraan. Seperti di Stasiun Bekasi, menurut pemilik lahan parkir Surya (48), kasus kehilangan hampir tidak pernah terjadi.

Alhamdulillah kalau kehilangan enggak pernah. Paling ada yang lupa naruh motor atau salah tempat karena capek,” ujar Surya.

Pilihan penumpang: lebih mudah dan murah

Bagi penumpang KRL, parkir di luar stasiun dianggap lebih mudah dan murah. Ishal Muhammad (24) asal Bekasi mengatakan, di dalam stasiun tarif parkir menyesuaikan waktu, sedangkan di luar tarifnya tetap.

“Kalau di dalam cepat penuh. Di luar pilihannya banyak, lahannya juga gampang dicari,” katanya.

Selain itu, tukang parkir di luar stasiun dinilai lebih bertanggung jawab dan sigap, karena mereka menghafal pelat nomor, warna, dan ciri kendaraan untuk memudahkan pengambilan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Antoneo (33) menambahkan, walaupun lahan parkir di luar lebih jauh, mereka bisa menitipkan motor dan segera mengejar kereta ketika terburu-buru.

“Kalau di dalam sebenarnya dekat, tapi kita enggak tahu penuh atau enggak. Nyari tempatnya juga susah. Kalau di luar kan langsung taruh, nanti abang parkir yang ngatur,” ujarnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenkum Puji Langkah TVRI Bebaskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026 untuk UMKM
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
AS Tegaskan Pengiriman Pasukan NATO Tak Pengaruhi Trump Akuisisi Greenland
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Soroti Pelunasan Bipih NTB yang Masih di Bawah 100%, Menhaj: Ini Alarm Keras
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Menkeu Prancis Tegaskan Greenland Tidak Boleh Diganggu Gugat
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kronologi Meninggalnya Cucu Konglomerat Indonesia, Rylan Hendry Priadi, Alami Insiden Tragis Ini di Jepang
• 11 menit lalugrid.id
Berhasil disimpan.