Tiang Monorel Dibongkar, DPRD Jakarta Minta Penataan Jalan Rasuna Said Ramah Disabilitas

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jakarta Yuke Yurike menyatakan bakal mengawal proses pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said. Menurut dia, pembongkaran tiang proyek mangkrak itu merupakan bagian dari penataan kawasan Rasuna Said.

Yuke mengatakan, pembongkaran tiang monorel itu adalah upaya merapikan wajah kota Jakarta. Hal itu dilakukan sekaligus untuk membenahi infrastruktur jalan secara menyeluruh, termasuk trotoar di kawasan tersebut agar ramah bagi penyandang disabilitas.“Jadi kita berharap trotoar yang mumpuni dan ideal, ini yang harus ada di setiap wilayah di Jakarta,” kata dia melalui keterangannya, Jumat (16/1/2026). 

Baca Juga
  • Pernah Jadi Raja OTT KPK, Pejabat Kemenhaj Ini Mulai Panggil Sejumlah KBIH dan PIHK
  • Jalur Kereta di Pekalongan Kebanjiran, 7 Perjalanan Kereta Terhenti
  • Direktur CIA Terbang ke Caracas Bertemu Presiden Sementara Venezuela

Yuke menyatakan, Pemerintah Jakarta perlu memastikan pembangunan trotoar yang layak, nyaman, dan aman, khususnya bagi kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas. Menurut dia, aksesibilitas menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan infrastruktur perkotaan.

 
Penampakan tiang monorel yang akan dibongkar Pemprov DKI Jakarta di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Pemprov DKI Jakarta mulai membongkar tiang-tiang monorel untuk penataan Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur. - (Edwin Putranto/Republika)

Ia menilai, selama ini kawasan Rasuna Said memiliki kondisi geometrik jalan yang kurang optimal. Pasalnya, terdapat beberapa bagian jalan yang memiliki kontur naik dan turun, sehingga perlu penataan ulang agar lebih aman dan efisien bagi pengguna jalan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Yuke menegaskan, Komisi D DPRD Provinsi Jakarta akan terus mengawasi pelaksanaan penataan tersebut. Pihaknya juga akan menekankan prinsip keselamatan, kenyamanan dan aksesibilitas.

Diketahui, kawasan Jalan Rasuna Said nantinya terbagi dalam beberapa fungsi jalur. Pemerintah akan menyediakan satu jalur khusus Transjakarta, tiga jalur jalan utama untuk kendaraan umum, serta satu jalur sepeda guna mendorong transportasi berkelanjutan.

Yuke berharap, integrasi antara jalur kendaraan, transportasi umum, pesepeda, dan pejalan kaki dapat berjalan seimbang. Dengan kajian perencanaan sebelumnya, ia optimistis penataan Jalan Rasuna Said tidak akan menimbulkan persoalan baru, khususnya terkait kemacetan.

“Mudah-mudahan nanti ke depan jalan Rasuna Said ini akan lebih bagus lagi dan tidak membuat macet, justru malah semakin bagus,”kata dia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemimpin Tertinggi Iran Tuduh AS dan Israel Bertanggung Jawab atas Pembunuhan Ribuan Demonstran
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Gen Z Merapat, Tips & Trik Membangun Brand Fashion Berbasis Heritage dan Kaligrafi Arab: Strategi Bisnis Jelang Hari Raya
• 21 menit lalutvonenews.com
thumb
Synchronize Fest 2026 Digelar 17-19 Oktober, Beli Tiket Donasi Tanam Mangrove
• 12 jam lalugenpi.co
thumb
Pesawat ATR Hilang Kontak, Crisis Center Disiapkan di Bandara Sultan Hasanuddin
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Berita Populer: Bus Mercedes-Benz Rakitan Indonesia; Wujud Audi R26
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.