Sekolah Aman dan Nyaman Wujudkan Pendidikan Bermartabat

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi guru mengajar di sekolah. Sebanyak 101.581 guru lolos seleksi administrasi PPG Guru Tertentu 2025 periode I (Sumber: Kemdikdasmen)

Oleh: Chabibul Barnabas, Pegiat Yayasan Gerakan Beramal Baik

KOMPAS.TV - Sekolah seharusnya menjadi ruang paling aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan memanusiakan diri. Tetapi realitas pendidikan di Indonesia berkata lain. 

Sepanjang tahun-tahun lalu, berbagai kasus perundungan terjadi di sekolah dan kampus. Hal ini menunjukkan ruang pendidikan masih rapuh melindungi martabat anak.

Baca Juga: [FULL] JPPI Soal Siswa Keroyok Guru: Indonesia Darurat Kekerasan di Sekolah, Ini Masalah Serius!

Masih ingat tragedi meninggalnya MH (13), siswa SMP di Tangerang Selatan? Kejadian ini menjadi salah satu peristiwa yang mengguncang kesadaran publik. 

MH meninggal dunia setelah mengalami perundungan berat oleh teman-temannya. Dipukul menggunakan kursi hingga kritis. Ia akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah dirawat di rumah sakit. 

Perilaku keji itu memicu kemarahan publik, mendorong pernyataan tegas pimpinan DPR RI yang menilai perundungan di sekolah telah berada pada situasi darurat. 

Persoalan serupa terjadi di Muratara, Sumatera Selatan. Video perundungan terhadap seorang siswi viral dan memperlihatkan korban dijambak, dipukul, bahkan ditendang oleh teman sebayanya di lingkungan sekolah. 

Fenomena buruk itu juga muncul di berbagai daerah lainnya, dari Sulawesi Tenggara hingga Jawa Tengah.

Kasus kekerasan ini bukan sekadar perilaku menyimpang individual, melainkan cerminan kegagalan ekosistem pendidikan dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman. 

Hal ini menandakan perundungan bukan kejadian sporadis, melainkan lebih dari persoalan struktural. Bahkan situasi darurat ini diperkuat oleh data nasional. 

Tengok saja catatan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) hingga November 2025. Terdapat 601 kasus kekerasan di sekolah, sebanyak 30 persen di antaranya adalah kasus perundungan.

Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

Sementara itu data lainnya menyebutkan, Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri mencatat 14.512 korban perundungan sepanjang Januari–November 2025. Angka ini meningkat 18,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Yang lebih memprihatinkan, relasi kekerasan tidak hanya terjadi antarpeserta didik. Sepanjang 2025, sorotan publik tertuju pada fakta guru justru menjadi salah satu pelaku kekerasan terbanyak terhadap siswa. 

Relasi kuasa yang seharusnya melindungi dan mendidik, dalam banyak kasus justru melukai. Bahkan, dalam kasus ekstrem, perundungan berkepanjangan memicu aksi balas dendam yang membahayakan banyak pihak, seperti insiden kekerasan di Aceh yang berawal dari pengalaman perundungan di sekolah.

Data dan fakta itu menegaskan satu hal; perundungan di Indonesia telah menjadi krisis serius yang meluas dari sekolah dasar hingga kampus. Dari relasi siswa dengan siswa hingga relasi guru dengan murid. 

Padahal sekolah seharusnya menjadi episentrum nilai-nilai kemanusiaan, bukan malah menjadi ruang reproduksi kekerasan. 

Baca Juga: Dinkes Tulungagung: Mayoritas Anak Sekolah Alami Gangguan Mata akibat Gawai

Di tengah kondisi memprihatinkan itu Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman hadir. 

Ia lahir sebagai respons atas realitas kekerasan yang terus berulang. Ikhtiar mencerahkan ini menjadi tonggak reformasi budaya sekolah. 

Semangat utamanya mewujudkan pendidikan yang memuliakan martabat manusia dengan menjadikan keamanan dan kenyamanan sebagai hak dasar warga belajar.

Penulis : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Budaya sekolah aman
  • budaya sekolah nyaman
  • sekolah aman dan nyaman
  • pendidikan bermartabat
  • budaya sekolah aman dan nyaman
  • Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Panas! Dubes AS-Iran Cekcok di Dewan Keamanan PBB
• 4 jam laludetik.com
thumb
Film Alas Roban Raih 176 Ribu Penonton di Hari Pertama Tayang
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Ngotot Caplok Greenland, Negara-Negara NATO Kirim Pasukan
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Rumah Tangga Ashanty dan Anang Minim Gosip, Tips Menjaga Pernikahan Tetap Utuh
• 3 jam lalugenpi.co
thumb
KPK Dalami Cara Heri Sudarmanto Terima Rp12 M Meski Sudah Pensiun
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.