Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC). Operasi ini dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan pihaknya melakukan penyemaian garam di daerah perairan sebagai upaya untuk mengendalikan pertumbuhan awan yang akan menuju ke Jakarta.
"Operasi Modifikasi Cuaca ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi hujan berintensitas tinggi yang dapat berdampak pada genangan dan banjir di wilayah DKI Jakarta," kata Isnawa dalam keterangannya, Sabtu (17/1).
Pelaksanaan OMC ini berlangsung selama 5 hari, mulai 16-20 Januari 2026. Pelaksanaan dilakukan BPBD Jakarta bersama BMKG dan TNI AU. Kegiatan operasi dipusatkan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.
Pada hari pertama pelaksanaannya, sebanyak 2.400 kilogram garam disebar di perairan Selat Sunda. Penyemaian garam dilakukan dalam 3 sortie penerbangan.
Isnawa memastikan, pihaknya akan terus berkoordinasi bersama BMKG dan TNI AU untuk menentukan waktu serta lokasi penyemaian yang paling efektif sesuai dinamika atmosfer.
"Seluruh pelaksanaan dilakukan berdasarkan analisis meteorologi dan hasil pemantauan cuaca terkini," ujar dia.
BPBD Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.





