Singapura Masih Rajanya, Ini Daftar 5 Investor Terbesar Indonesia 2025

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Singapura kembali menjadi negara dengan porsi investasi asing terbesar di Indonesia sepanjang 2025, diikuti Hongkong dan China.

Berdasarkan paparan Kementerian Investasi dan Hilirisasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Investasi 2025 di Jakarta, Kamis (15/01/2026), komposisi realisasi investasi tahun lalu masih didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). PMDN berkontribusi 53,4% atau senilai Rp1.030,3 triliun, tumbuh 26,6% secara tahunan (yoy).

Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang 46,6% atau Rp900,9 triliun, dengan pertumbuhan tipis 0,1% (yoy). Ini menunjukkan dorongan investasi 2025 lebih kuat datang dari dalam negeri, meski aliran modal asing tetap besar dari sisi nilai.

BKPM mencatat, lima negara asal investor terbesar di Indonesia sepanjang 2025 adalah Singapura, Hongkong, China, Malaysia, dan Jepang. Singapura memimpin dengan nilai investasi mencapai US$17,4 miliar, disusul Hongkong sebesar US$10,6 miliar, dan China di posisi ketiga dengan US$7,5 miliar.

Sementara itu, Malaysia mencatat investasi senilai US$4,5 miliar, dan Jepang sebesar US$3,1 miliar.

Gambaran Investor Asing Terbesar ke RI Sejak 2022

Kalau melihat empat tahun terakhir, ada empat negara yang hampir selalu masuk daftar lima besar investor asing ke Indonesia, yaitu Singapura, Hongkong, China, dan Malaysia.

Yang sering berubah justru satu posisi sisanya. Jepang sempat masuk lima besar pada 2022 sampai 2023, lalu pada 2024 posisinya digantikan Amerika Serikat, dan pada 2025 Jepang kembali masuk daftar.

Dari sisi yang paling dominan, Singapura terlihat paling kuat karena selalu menjadi nomor satu setiap tahun, bahkan nilainya sempat mencapai titik tertinggi pada 2024. Setelah itu, persaingan paling terlihat terjadi antara Hongkong dan China untuk posisi kedua dan ketiga.

Pada 2022 sampai 2023, China masih berada di atas Hongkong. Namun sejak 2024 hingga 2025, Hongkong justru menyalip China dan berada di posisi lebih tinggi. Sementara itu, Malaysia cenderung stabil dan terus bertahan di lima besar, dengan nilai investasi yang naik perlahan.

Jika dijumlahkan selama 2022 sampai 2025, Singapura mencatat total investasi paling besar, yaitu US$66,2 miliar. China mengumpulkan US$31,2 miliar dan Hongkong US$30,8 miliar, dengan nilai yang hampir sama. Malaysia menambah US$16,1 miliar.

Artinya, empat negara yang paling konsisten berada di lima besar tersebut totalnya menanamkan sekitar US$144,3 miliar ke Indonesia sepanjang 2022 sampai 2025.

Tren Investasi China ke Indonesia 2016-2025

Investasi China ke Indonesia cenderung membesar dalam 10 tahun terakhir, meski sempat naik turun.

Pada 2016 sampai 2018, nilainya masih di kisaran US$2 miliar sampai US$3 miliar, dari US$2,7 miliar pada 2016, turun ke US$2,1 miliar pada 2017, lalu naik tipis ke US$2,4 miliar pada 2018.

Mulai 2019, nilainya melonjak ke level baru, menjadi US$4,7 miliar dan bertahan tinggi sampai 2021 di kisaran US$4,6 miliar sampai US$4,8 miliar. Lompatan berikutnya terjadi pada 2022 ketika investasi China menembus US$8,2 miliar. Setelah itu, nilainya tetap besar di kisaran US$7 miliar sampai US$8 miliar hingga 2025.

Artinya, meski bukan selalu yang terbesar, China tetap menjadi salah satu investor utama Indonesia, terutama sejak 2022 ketika nilainya stabil di level tinggi.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(evw/evw)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Respons Bambang Haryo DPR soal Rencana Pemerintah Hidupkan Kembali BUMN Tekstil
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
TNI AU Terjunkan 79 Personel Pasgat, Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak
• 57 menit lalukompas.com
thumb
Titi Anggraini Prediksi Hak Rayat Memilih Presiden akan Dicabut
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
Pizza Hut (PZZA) Pede Kinerja 2026 Bertumbuh, Intip Strateginya
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Punya 62 Ribu Pelaku Usaha, Gowa Ingin Jadi Daerah Basis UMKM
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.