Grid.ID- Kronologi meninggalnya pejabat Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akhirnya terungkap. Seorang pejabat Kementerian UMKM diketahui mengalami kecelakaan maut di ruas Tol Pejagan–Pemalang, Jawa Tengah.
Peristiwa tragis ini menewaskan Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian UMKM, Drs. Budi Mustopo. Kecelakaan terjadi pada Jumat (16/1/2026) dini hari saat korban dalam perjalanan dinas dari Jakarta menuju Semarang.
Insiden tersebut melibatkan kendaraan yang ditumpangi korban dengan sebuah truk di jalur tol. Akibat benturan keras, kendaraan korban mengalami kerusakan parah. Kronologi meninggalnya pejabat ini pun menjadi perhatian publik karena terjadi di jalur vital Trans Jawa.
Awal Perjalanan dari Jakarta Menuju Semarang
Berdasarkan keterangan resmi kepolisian, kronologi meninggalnya pejabat Kementerian UMKM bermula ketika Budi Mustopo berangkat dari Jakarta menuju Semarang. Dikutip dari Tribun Jateng, Sabtu (17/1/2026), saat itu, korban menumpang mobil Toyota Innova bernomor polisi B-2573-ZZH.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh sopir bernama Purwanto (43), warga Jatijajar, Depok. Mobil melaju di lajur kiri Tol Pejagan–Pemalang dengan kecepatan tinggi. Situasi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian masih dalam kondisi dini hari.
Kronologi meninggalnya pejabat ini berlanjut ketika kendaraan korban tiba di KM 274+400A Off Ramp Brebes Timur, tepatnya wilayah Adiwerna, Kabupaten Tegal. Di depan mobil korban terdapat sebuah kendaraan lain yang hingga kini tidak diketahui identitasnya.
Kendaraan tak dikenal tersebut kemudian menyalip sebuah truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi B-9675-SV. Truk tersebut dikemudikan oleh Eko Sulistiyo (34).
Menurut Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Tegal, Iptu Henry Ade Birawan, situasi menjadi kritis saat kendaraan yang ditumpangi Budi Mustopo diduga tidak mampu menguasai laju mobil. Akibatnya, mobil Toyota Innova tersebut menabrak bagian belakang truk Mitsubishi Fuso. Benturan keras membuat bagian depan mobil ringsek parah.
Setelah kecelakaan terjadi, petugas segera melakukan evakuasi. Budi Mustopo dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Singkil, Tegal. Namun, nyawa korban tidak tertolong.
Iptu Henry Ade Birawan menyatakan bahwa Budi Mustopo meninggal dunia setelah dievakuasi ke rumah sakit. Jenazah korban kemudian diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. "Saat ini korban sudah di ambil pihak keluarga untuk di makamkan," terangnya, dikutip dari Tribun Banyumas.
Sementara itu, sopir korban, Purwanto, selamat dari kecelakaan meski mengalami luka-luka. Ia juga dievakuasi ke rumah sakit yang sama dan hingga kini masih menjalani perawatan medis. Sopir selamat disebut karena benturan lebih banyak menghantam sisi kiri mobil.
Keterangan Kepolisian
Kronologi meninggalnya pejabat Kementerian UMKM ini berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Iptu Henry Ade Birawan menyampaikan bahwa dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh ketidakmampuan kendaraan korban mengendalikan laju saat menghadapi situasi di depan.
Hingga kini, identitas kendaraan lain yang berada di depan truk masih belum diketahui. Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk pendalaman lebih lanjut.
Demikianlah kronologi meninggalnya pejabat Kementerian UMKM, Drs. Budi Mustopo. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta lingkungan Kementerian UMKM. (*)
Artikel Asli



