PLN Operasikan Gardu Induk 150 kV di KEK Setangga, Dorong Industri Hilirisasi Kalsel

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SAMARINDA — Gardu Induk (GI) 150 kV Batulicin Baru/Setangga di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga, Kalimantan Selatan, resmi beroperasi. Infrastruktur kelistrikan ini disiapkan untuk mendukung pengembangan industri hilirisasi di kawasan tersebut.

GI 150 kV Batulicin Baru/Setangga dibangun oleh PT PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT). Keberadaan infrastruktur ini dinilai penting mengingat perekonomian Kalimantan Selatan selama ini masih didominasi sektor pertambangan batu bara dan komoditas primer.

Ketergantungan pada sektor tersebut membuat perekonomian daerah rentan terhadap fluktuasi harga global dan memiliki keterbatasan dalam penciptaan nilai tambah serta penyerapan tenaga kerja.

Pengembangan industri hilir mulai dilakukan di KEK Setangga, salah satunya melalui kehadiran industri smelter bahan baku baterai. PT Anugerah Barokah Cakrawala (ABC) menjadi perusahaan pertama yang beroperasi dengan kebutuhan daya mencapai 80 MVA untuk mendukung proses produksi berbasis mineral lokal.

General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo mengatakan infrastruktur kelistrikan menjadi faktor utama dalam mendukung pengembangan industri tersebut.

“Pembangunan gardu induk ini dimulai pada 4 Januari 2024 dan berhasil diberi tegangan pertama [energize] pada 27 Februari 2025,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga

  • OJK Ingatkan Pinjaman Daerah Bukan untuk Tambal Sulam Defisit Anggaran
  • Daya Beli Petani Kaltim Merosot di Akhir 2025, Ini Penyebabnya
  • Biang Kerok Impor Kaltim Turun meski Neraca Masih Surplus US$1,47 Miliar di November 2025

Basuki menyebut ketersediaan listrik berkapasitas besar dan andal membuka peluang masuknya investasi baru ke kawasan industri.

“Dengan sistem kelistrikan yang andal dan berkapasitas besar, kawasan ini memiliki fondasi kuat untuk berkembang sebagai pusat industri hilirisasi baterai dan industri turunan lainnya,” paparnya.

Ketersediaan pasokan listrik menjadi salah satu pertimbangan utama investor dalam menentukan lokasi investasi. Dengan beroperasinya GI 150 kV Batulicin Baru/Setangga, KEK Setangga dinilai memiliki daya saing lebih baik dibandingkan kawasan industri lain.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menghadiri peresmian Pabrik Bahan Prekursor Baterai milik PT Anugerah Barokah Energi Baru (ABEB) di KEK Setangga, Selasa (13/1/2026).

“PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi sebagai mitra strategis pembangunan industri nasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, pasokan listrik dari GI 150 kV Batulicin Baru/Setangga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanah Bumbu dan wilayah sekitarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamentrans: Nanas moris berpotensi jadi unggulan kawasan transmigrasi
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Link Live Streaming Manchester United vs Manchester City Malam Ini Pukul 19.30 WIB
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Guru Besar Geolinguistik UI Ungkap Alasan Nama Thailand Berubah Jadi Tailan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
IMO dan Cermin Risiko Industri Maritim Nasional
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Militer Eropa Siap Lawan Ambisi Donald Trump
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.