Cara Skrining BPJS 2026: Panduan Lengkap Secara Online dan Manfaatnya

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: BPJS Kesehatan menyediakan layanan skrining kesehatan gratis dan mandiri bagi seluruh peserta aktif. Layanan Skrining Riwayat Kesehatan (SRK) ini memungkinkan deteksi dini risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, gangguan jantung, kanker, dan lainnya secara praktis melalui smartphone. Manfaat skrining kesehatan Melalui skrining kesehatan mandiri ini, peserta dapat mengidentifikasi potensi penyakit kronis sejak dini, bahkan sebelum muncul gejala fisik. Jika hasil skrining menunjukkan risiko sedang atau tinggi, sistem akan merekomendasikan peserta untuk berkonsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) guna mencegah komplikasi atau perkembangan penyakit lebih lanjut.

Layanan ini dapat diakses secara gratis, kapan saja, serta dirancang untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya pola hidup sehat, termasuk pengaturan makan, olahraga, dan kebiasaan sehari-hari. Cara skrining kesehatan Untuk melakukan skrining Kesehatan, masyarakat dapat mengikuti 2 cara berikut, ini panduan lengkapnya: 1. Aplikasi Mobile JKN

  • Buka aplikasi Mobile JKN.
  • Login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password terdaftar.
  • Pada halaman utama, klik menu "Skrining Riwayat Kesehatan".
  • Klik "Mulai" untuk mengisi kuesioner.
  • Isi semua pertanyaan yang mencakup data diri, riwayat kesehatan keluarga dan pribadi, serta pola hidup.
  • Setelah selesai, tekan tombol "Simpan" atau "Kirim".
  • Hasil skrining akan langsung ditampilkan di layar perangkat.

Baca Juga :

Mau Pindah BPJS Mandiri ke PBI? Ini Syarat dan Cara Mudahnya
 

(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com) 2. Website resmi BPJS Kesehatan
  • Buka browser dan akses situs: https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/
  • Login dengan memasukkan NIK, tanggal lahir, dan kode Captcha, lalu klik "Cari Peserta".
  • Setelah data diverifikasi, Anda akan diarahkan ke halaman persetujuan. Klik "Setuju".
  • Isi seluruh pertanyaan data diri dan kuesioner dengan lengkap.
  • Klik "Setuju" dan "Simpan" untuk menyimpan hasil.
  • Hasil skrining akan langsung ditampilkan di layar perangkat.
BPJS Kesehatan menegaskan bahwa layanan ini merupakan skrining awal berbasis kuesioner dan bukan diagnosis medis. Hasil dengan risiko sedang atau tinggi menjadi peringatan bagi peserta untuk segera memeriksakan diri ke FKTP terdaftar, seperti puskesmas atau klinik pratama. Peserta juga diimbau mengisi kuesioner secara jujur dan akurat agar hasil asesmen yang diperoleh lebih optimal.

Dengan layanan ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas pencegahan kesehatan berbasis digital dari BPJS Kesehatan secara mandiri, mudah, dan tanpa biaya. (Muhammad Adyatma Damardjati)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Psikolog Ungkap Ruang Aman Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak
• 8 jam laluidntimes.com
thumb
40 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ pada H-1 Libur Panjang Isra Miraj
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Warga Protes Masjid Al-Ihsan di Kelapa Gading Dipasangi Antena BTS
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Ibu Muda Meninggal pasca Melahirkan, Dimakamkan dengan Diangkut Pakai Motor
• 5 jam lalurealita.co
thumb
Kondisi Cuaca Persulit Pencarian Pesawat ATR Indonesia Air Transport
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.