Menteri LH: Pemeriksaan awal kayu banjir bukan dari hulu Batang Toru

antaranews.com
1 bulan lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan hasil pemeriksaan awal memperlihatkan kayu terseret banjir merupakan kombinasi pohon tumbang alami dan material kayu yang masuk tidak alami ke badan sungai.

"Kami memastikan bahwa material kayu yang memenuhi aliran sungai bukan berasal dari hulu Batang Toru. Namun proses pemeriksaan tetap kami lakukan secara rinci," kata Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq dalam pernyataan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu.

"Jika nantinya ditemukan ada pihak yang sengaja membuang atau membiarkan material kayu memasuki aliran sungai hingga menambah risiko banjir, maka tindakan hukum termasuk pidana akan segera kami terapkan," tambahnya.

Langkah itu diambil setelah dia melakukan kunjungan kerja dan verifikasi lapangan di Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, sebagai bagian dari respons tanggap darurat terhadap banjir dan longsor yang melanda wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS).

Baca juga: Kemenhut: 12 perusahaan terindikasi berkontribusi picu banjir Sumatera

Menteri Hanif meninjau titik-titik terdampak, berdialog langsung dengan warga yang kehilangan rumah dan akses dasar, serta memantau aliran Sungai Garoga yang dipenuhi material kayu.

Hasil pengecekan awal menunjukkan kombinasi pohon tumbang alami dan masuknya material kayu secara tidak alami ke badan sungai, yang diduga memperparah dampak banjir.

Temuan lapangan ini akan dikaji lebih lanjut oleh tim kajian lingkungan yang melibatkan ahli lingkungan, akademisi, dan tim audit KLH/BPLH untuk menelusuri sumber, pola pergerakan material, dan potensi pelanggaran pemanfaatan ruang.

Kunjungan itu bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan cepat, memetakan penyebab lingkungan, serta menegaskan komitmen Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) untuk melakukan kajian lingkungan hidup yang komprehensif sebelum menentukan langkah pemulihan dan penegakan hukum.

Baca juga: KLH selidiki sumber kayu dan faktor banjir Sumatera

Tidak hanya itu, kata dia, berdasarkan verifikasi udara dan pemeriksaan lapangan selama dua hari terakhir KLH/BPLH menambah satu perusahaan ke daftar penghentian sementara kegiatan usaha hingga audit lingkungan selesai.

Sehingga total empat perusahaan saat ini dihentikan sementara operasionalnya. Penghentian sementara ini merupakan langkah pencegahan untuk memastikan aktivitas usaha tidak memperburuk kondisi hidrologi dan keselamatan masyarakat di kawasan hulu DAS.

Proses audit lingkungan, pemeriksaan kepatuhan izin, dan evaluasi pemanfaatan ruang akan dilaksanakan secara ketat, transparan, dan melibatkan pakar independen.

"Penanganan bencana ini harus dimulai dari fakta di lapangan dan kajian lingkungan yang akurat. Bila ada yang sengaja merusak fungsi hulu DAS, hukum akan menindak tegas demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan," kata Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq.

Baca juga: Seskab: Kerusakan lingkungan perparah bencana, selain cuaca ekstrem


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Berani-beraninya Jadon Sancho Sindir Para Pelatih MU dengan Komentar Tajam tentang Unai Emery
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Hujan Deras Picu Longsor di Depok, Pemkot Kerahkan DPUPR
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Polisi Tidur di Jalan Bukittinggi Diprotes Warga, Picu Kecelakaan dan Bikin Macet
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
MNC Finance Gelar Agent Award 2026, Tiga Agregator Sales Raih Apresiasi
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo di WEF 2026: Pendidikan Rendah Menuju Negara Gagal
• 12 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.