JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali mengungkapkan alasannya keluar dari Partai NasDem.
“Pasti ada alasan, tapi saya tidak sedang memilih atau membandingkan dua orang (Jokowi dan Surya Paloh),” kata Ali dalam podcast Gaspol yang tayang malam ini di YouTube Kompas.com, Sabtu (17/1/2026).
Baca juga: GASPOL Hari Ini: Kapolri Bikin Prabowo Pusing?
Namun Eks Waketum Partai Nasional Demokrat itu mengakui bahwa ketidaknyamanan yang ia rasakan di internal partai yang telah menjadi rumahnya selama 12 tahun menjadi faktor utama keputusannya hengkang.
“Sehingga ketika kemudian di rumah itu tidak membuat lagi saya nyaman, karena kan gini munafik saya katakan keluar dari partai NasDem kalau saya tidak ada masalah,” katanya.
“Tapi apa masalahnya, biarlah untuk saya sendiri,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Ali juga menyinggung hubungannya dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Ia mengaku pernah menyampaikan pernyataan personal kepada Surya Paloh.
Baca juga: Gaspol Hari Ini: Beban Berat Aceh, Mualem Seperti Berjalan Sendirian
“Pak Surya jangan pernah berubah ya, karena kalau bapak berubah saya akan meninggalkan bapak dengan tanpa pamit,” kata Ali.
“Pertanyaannya apakah Pak Surya hari ini berubah? mungkin perasaan saya berubah,” tuturnya.
Lalu bagimana seorang Ahmad Ali menggerakkan PSI di bawah komando seorang Kaesang Pangarep?
Tayang premier di YouTube Kompas.com hari ini, pukul 20.00 WIB.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang