KKP Benarkan Ada Pegawainya Jadi Penumpang Pesawat ATR 

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan bahwa tiga pegawainya berada di dalam pesawat milik PT Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026 hari ini. 

Adapun tiga pegawai Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) yang berada dalam pesawat tersebut yakni Fery Irawan, Analis Kapal Pengawas; Deden Mulyana, Pengelola Barang Milik Negara; serta Yoga Naufal, Operator Foto Udara.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menuturkan, jika ketiga pegawainya tengah menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara (air surveillance) di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia.

“Pegawai KKP dalam pesawat tersebut yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia,” kata dia saat melakukan konferensi pers melalui laman akun YouTube @KKP_RI.

Selain itu, ia juga menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. Ia berharap seluruh penumpang dan kru pesawat dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kami sangat sedih dan prihatin atas kejadian ini. Kami berdoa yang terbaik untuk seluruh penumpang dan kru pesawat,” ujar Trenggono.

Ia juga membeberkan, jika pihaknya menerima informasi dari Kepala Kantor SAR Nasional Makassar pada pukul 19.20 WITA, proses pencarian pesawat masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan saat ini melakukan operasi Search and Rescue (SAR) di sekitar lokasi terakhir hilangnya kontak pesawat.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar pesawat segera ditemukan dan kita bisa mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya terjadi,” tambahnya.

KKP menegaskan terus berkoordinasi dengan Basarnas, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Kementerian Perhubungan untuk memantau perkembangan pencarian.

“Terkait proses pencarian dan penyebab insiden, sepenuhnya kami serahkan kepada Basarnas, KNKT, dan Kementerian Perhubungan,” tutup Trenggono.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Titi Anggraini Prediksi Hak Rakyat Memilih Presiden akan Dicabut
• 13 jam lalufajar.co.id
thumb
India Open: Menang Straight Game Atas Wakil Singapura, Jonatan Christie ke Final
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Pertandingan MU Vs Man City: Setan Merah Gigit Jari, 2 Gol Dianulir di Babak Pertama
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral Mobil Pasang Stiker Biru di Plat Nomor Diduga Hindari Ganjil Genap, Polisi Bakal Lakukan Penyelidikan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Kenapa Ukraina Tetapkan Darurat Energi Nasional?
• 20 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.